Dandim 1510 Sula-Taliabu dan Bupati Hadiri Peresmian KDMP Secara Daring

Bupati Taliabu Sashabila Widya L Mus, bersama Dandim Sula-Taliabu, Letkol inf Zulfani, Kajari Taliabu Yoki Andrianus serta unsur Forkompinda lainya menghadiri peresmian KDMP Desa Wayo secerah daring oleh Presiden Prabowo Subianto, Sabtu (16/05/2026). (foto:Fardanan Fahri)

 

JAZIRAHNUSANTARA – Peresmian Operasional 1.061 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) oleh Presiden Prabowo Subianto turut menjangkau wilayah kepulauan di Maluku Utara. Di Pulau Taliabu, Dandim 1510/Sula-Taliabu Zulfani bersama Bupati Sashabila Widya L Mus menghadiri peresmian KDMP Desa Wayo, Kecamatan Taliabu Barat, secara daring, Sabtu (16/5/2026).

Peresmian Operasional KDMP Desa Wayo ini menjadi bagian dari langkah pemerintah pusat dalam memperkuat perekonomian rakyat di daerah, termasuk Taliabu.

Usai kegiatan, Dandim 1510/Sula-Taliabu Letkol Inf Zulfani mengatakan progres pembangunan KDMP di wilayah Pulau Taliabu saat ini telah mencapai sekitar 97 hingga 98 persen. Menurutnya, pengerjaan kini tinggal menyisakan tahap akhir berupa penyempurnaan dan detailing bangunan.

“Hari ini kita sudah mengikuti launching operasional Koperasi Merah Putih oleh Bapak Presiden. Kalau untuk di kita (KDMP Desa Wayo), tahapan sudah sekitar 97 sampai 98 persen. Tinggal finishing kecil-kecil dan detailing agar nantinya bisa mencapai 100 persen,” ujar Zulfani, ketika ditemui media usai kegiatan, Sabtu (16/05/2026).

Ia menjelaskan, salah satu kendala utama yang masih dihadapi adalah kebutuhan tambahan daya listrik sebesar 16.500 watt untuk mendukung operasional koperasi. Pihak PLN, kata dia, telah menyatakan kesiapan membantu, namun masih membutuhkan waktu untuk pelebaran jaringan dan penyesuaian mekanisme mesin.

“Kalau dipaksakan sekarang dengan daya 16.500, bisa dipastikan wilayah lain akan mengalami pemadaman. Karena itu PLN meminta waktu untuk melakukan survei dan pengadaan material pendukung,” katanya.

Zulfani menambahkan, kondisi geografis kepulauan menjadi tantangan tersendiri dalam pembangunan infrastruktur di Pulau Taliabu. Sebagian besar material bangunan harus didatangkan dari luar daerah karena keterbatasan material lokal dan tenaga teknis.

“Kita di daerah kepulauan tentu tidak bisa disamakan dengan daerah di Jawa. Material sebagian besar harus didatangkan dari luar sehingga membutuhkan waktu dan penyesuaian,” jelasnya.

Meski demikian, ia menegaskan TNI akan terus mendukung pembangunan KDMP hingga tuntas sebagai bentuk komitmen membantu masyarakat dan pemerintah daerah.

“Pada prinsipnya TNI siap membantu membangun. TNI bukan mengoperasionalkan, tetapi membantu sampai bangunan ini selesai. Dengan segala kendala mulai dari pekerjaan, material hingga pendanaan, kami tetap berupaya maksimal sesuai semboyan Pangdam Pattimura, menjadi prajurit petarung prima,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Pulau Taliabu, Sashabila Widya L Mus menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh pihak, khususnya TNI yang terus bersinergi dalam mendukung program strategis nasional di daerah.

Menurutnya, kehadiran Koperasi Desa Merah Putih diharapkan mampu memperkuat ekonomi masyarakat desa serta membuka ruang pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal di Kabupaten Pulau Taliabu.

Usai mengikuti kegiatan, Bupati Taliabu Sashabila Widya L Mus, Dandim 1510 Sula-Taliab Zulfani, Kajari Taliabu, Yoki Adrianus, melihat secara dekat detail bangunan KDMP Desa Wayo. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup