Disdikbud Taliabu Bekali Guru PAUD Kuasai Koding dan Deep Learning

Disdikbud Taliabu gelar pelatihan Koding dan Deep Learning untuk guru PAUD. (Foto: istimewa)

 

JAZIRAHNUSANTARA – Di tengah laju transformasi digital yang kian mengubah wajah dunia pendidikan, Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu mulai menanamkan fondasi bagi lahirnya generasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Upaya itu diwujudkan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) dengan membekali 80 kepala sekolah dan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) kemampuan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dan koding, agar mampu menghadirkan proses belajar yang lebih inovatif, kreatif, serta selaras dengan tuntutan pendidikan abad ke-21.

Pelatihan yang berlangsung selama lima hari tersebut digelar di Aula Kantor Disdikbud Kabupaten Pulau Taliabu, mulai Senin (27/07/2026) kemarin, dan menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya pendidik sejak jenjang pendidikan paling dasar.

Kepala Disdikbud Damruddin, menyampaikan, penguatan kompetensi ini bertujuan agar guru mampu menerapkan pembelajaran mendalam yang mendorong anak belajar melalui pengalaman nyata, bermain, bereksplorasi, serta mengasah kemampuan berpikir kritis, kreatif, berkomunikasi, dan bekerja sama.

“Pengenalan konsep koding sejak dini diarahkan untuk menumbuhkan kemampuan berpikir logis, sistematis, dan pemecahan masalah yang disesuaikan dengan tahap perkembangan anak, tanpa sekadar bergantung pada penggunaan perangkat digital,” ujar, Damruddin.

Selain penguatan kapasitas guru di kelas, ia menekankan peran kepala sekolah untuk menjadi pemimpin pembelajaran yang mendukung inovasi, membangun budaya belajar di satuan pendidikan, dan memfasilitasi guru dalam mengimplementasikan hasil pelatihan secara berkelanjutan

Ia menjelaskan kegiatan Pembelajaran Mendalam dan Koding ini merupakan kesempatan untuk memperkuat kompetensi pendidik dalam menghadirkan pembelajaran yang bermakna, menyenangkan, dan berpusat pada kebutuhan serta karakteristik anak

Dirinya berharap, para guru dapat menerapkan keterampilan yang diperoleh dari tim pelatih secara kreatif dalam kegiatan bermain-belajar demi menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas.

“Semoga kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam meningkatkan mutu layanan PAUD dan membentuk generasi yang berkarakter, mandiri, kreatif, serta siap menghadapi tantangan masa depan,” tandasnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup