Dorong Produktivitas, 300 Ton Pupuk Dan Bibit dari Kementan Segera Didistribusikan Ke Petani

Rapat koordinasi Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pulau Taliabu dengan Distributor dan Penyuluhan Pertanian. (Foto: istimewa)

JAZIRAHNUSANTARA – Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, mulai mematangkan penyaluran bantuan pupuk, dan bantuan bibit dari Kementerian Pertanian untuk mendukung produktivitas kelapa, program peremajaan dan perluasan tanaman di Pulau Taliabu.

Persiapan distribusi bantuan itu dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pulau Taliabu bersama distributor dan para penyuluh pertanian, Senin (14/09/2026).

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pulau Taliabu, Atma, mengatakan bantuan tersebut akan diprioritaskan bagi kelompok tani yang menjadi sasaran program peremajaan dan perluasan tanaman kelapa.

“Yang jelas, total pupuk untuk kelapa sebanyak 300 ton,” kata Atma.

Menurutnya, bantuan pupuk dan bibit tersebut direncanakan mulai disalurkan kepada 50 kelompok tani secara bertahap pada September hingga Oktober 2026.

Distribusi dilakukan setelah pemerintah daerah melakukan koordinasi dengan distributor dan penyuluh pertanian untuk memastikan penyaluran bantuan dapat berjalan sesuai sasaran.

Atma menegaskan, dukungan pupuk dan bibit menjadi salah satu bagian penting dalam mendorong produktivitas perkebunan kelapa dan peremajaan tanaman di Taliabu. Menurutnya, Komoditas kelapa juga selama ini menjadi salah satu sumber penghidupan masyarakat sekaligus sektor yang memiliki potensi ekonomi cukup besar bagi daerah.

Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong penguatan sektor perkebunan melalui dukungan sarana produksi, pendampingan petani, serta program peremajaan tanaman yang dinilai sudah membutuhkan penguatan produktivitas.

Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Ketua Tani Merdeka Taliabu, Suratman Bahrudin, bersama pihak distributor dan jajaran penyuluh pertanian.

Melalui koordinasi tersebut, pemerintah daerah berharap proses distribusi 300 ton pupuk dan bibit dapat berjalan tertib, tepat sasaran, dan memberikan manfaat langsung bagi kelompok tani penerima bantuan.

Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah pusat untuk memperkuat kembali sektor kelapa di didaerah termasuk Taliabu, terutama melalui peremajaan tanaman dan perluasan areal perkebunan yang dikelola masyarakat. (red)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup