OMI 2026 Pulau Taliabu Diikuti 145 Siswa, Kemenag Dorong Talenta dan Mutu Madrasah
JAZIRAHNUSANTARA – Sebanyak 145 siswa madrasah mengikuti Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, yang digelar Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pulau Taliabu melalui Seksi Pendidikan Islam.
Olimpiade yang mengusung tema “Menumbuhkan Talenta serta Menggerakkan Inovasi Madrasah untuk Indonesia Maju” tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai 7 hingga 9 September 2026.
Kepala Seksi Pendidikan Islam Kantor Kemenag Kabupaten Pulau Taliabu, Sugianto J Muhdin, S.Fil.I, M.Si., mengatakan OMI tingkat kabupaten diikuti peserta dari seluruh jenjang satuan pendidikan madrasah di lingkungan Kemenag Pulau Taliabu, mulai Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga Madrasah Aliyah (MA).
“Jumlah peserta sebanyak 145 siswa dan pelaksanaannya dilakukan secara online pada titik lokasi (Tilok) yang telah ditetapkan,” kata Sugianto, Senin (7/09/2026).
“Untuk hari pertama pelaksanaan hari ini, OMI diikuti peserta dari jenjang Madrasah Aliyah (MA). Peserta tersebut berasal dari empat madrasah, yakni MAN Pulau Taliabu, MA YPPT Lede, MA Mutmainnah Limbo, dan MA Nurul Ilmi Meranti Jaya,” Tambahnya.
Menurut dia, pelaksanaan OMI tahun ini mencatat jumlah peserta terbanyak dibandingkan penyelenggaraan pada tahun-tahun sebelumnya.
Peningkatan jumlah peserta tersebut, kata Sugiyanto, menjadi indikator adanya keinginan dan ikhtiar yang kuat dari satuan pendidikan madrasah untuk meningkatkan mutu serta kompetensi peserta didik.
“Ini menandakan adanya keinginan dan ikhtiar yang kuat dari seluruh satuan pendidikan madrasah untuk meningkatkan mutu dan kompetensi madrasah dalam memberikan layanan pendidikan terbaik bagi seluruh siswa-siswinya,” ujarnya.
Sugianto menjelaskan, peserta terbaik dari masing-masing jenjang pendidikan MI, MTs, dan MA nantinya akan mewakili Kabupaten Pulau Taliabu pada OMI tingkat Provinsi Maluku Utara.
Tahapan tersebut sekaligus menjadi pintu bagi para siswa berprestasi untuk melanjutkan kompetisi hingga tingkat nasional.
“Kami berharap siswa-siswi kita dapat menjadi peserta terbaik dalam pelaksanaan OMI tahun ini, kemudian berpartisipasi dan dapat mewakili Provinsi Maluku Utara dalam pelaksanaan OMI tingkat nasional,” kata Sugianto.
Ia menambahkan, OMI tidak semata menjadi ajang kompetisi antarsiswa, tetapi juga menjadi ruang untuk menemukan dan mengembangkan talenta peserta didik sekaligus mendorong inovasi di lingkungan madrasah.
Dengan pelaksanaan yang melibatkan seluruh jenjang pendidikan madrasah, Sugianto selaku Kepala Seksi Pendidikan Islam berharap kompetisi tersebut dapat semakin memperkuat budaya berprestasi serta peningkatan kualitas pendidikan madrasah di daerah. (red)













