Cegah Penularan Malaria, Bidang P2P Dinkes Taliabu Lanjutkan Pemberian Obat Paket Hutan
JAZIRAHNUSANTARA – Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu melalui Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan terus memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian malaria. Salah satunya dilakukan melalui pemberian obat malaria paket hutan atau IPTF 1 kepada masyarakat di Desa Nunu dan Desa Todoli.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Senin (31/8/2026) kemarin tersebut dilakukan oleh Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan, jajaran puskesmas, kader kesehatan, serta Bhabinkamtibmas.
Pemberian obat IPTF 1 merupakan tindak lanjut dari kegiatan TDA 2 yang sebelumnya telah dilaksanakan di dua desa tersebut. Intervensi dilakukan selama tiga hari dengan menyasar masyarakat yang berada di wilayah lokus kegiatan.
Kepala Bidang P2P, Dinas Kesehatan Kabupaten Pulau Taliabu, Sarfiani Jamaludin, M.Kes, mengatakan pemberian obat secara bertahap menjadi bagian penting dalam pengendalian malaria, khususnya di wilayah yang menjadi sasaran intervensi.
“Kegiatan pemberian obat malaria paket hutan (IPTF 1) ini merupakan lanjutan dari tahapan sebelumnya. Kami berharap masyarakat dapat mengikuti dan mengonsumsi obat sesuai arahan petugas kesehatan sehingga upaya pencegahan dan pengendalian malaria dapat berjalan secara optimal,” ujar Sarfiani.
Menurutnya, pelaksanaan program tidak hanya berfokus pada pemberian obat. Petugas kesehatan juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai langkah-langkah pencegahan malaria, termasuk menjaga kebersihan lingkungan dan menghindari risiko gigitan nyamuk.
Masyarakat juga diingatkan agar segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala yang mengarah pada malaria, sehingga dapat dilakukan pemeriksaan dan penanganan sedini mungkin.
Setelah pelaksanaan di Desa Nunu dan Desa Todoli, kegiatan pemberian obat malaria paket hutan IPTF 1 selanjutnya akan menyasar Desa Ufung dan Desa Tanjung Una.
Pelaksanaan yang dilakukan secara bertahap di sejumlah desa tersebut menjadi bagian dari komitmen Bidang P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Pulau Taliabu untuk memperluas intervensi pengendalian malaria hingga ke wilayah-wilayah yang menjadi lokus program.
Ia berharap keberlanjutan intervensi tersebut dapat membantu menekan risiko penularan malaria, meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap upaya pencegahan, serta memperkuat kesadaran warga dalam menjaga kesehatan lingkungan.
“Dengan dukungan masyarakat dan kerja sama seluruh pihak, kami berharap pengendalian malaria di Kabupaten Pulau Taliabu dapat terus ditingkatkan,” kata Sarfiani. (red)













