Tak Lagi Berseragam, Empat ASN Taliabu Tinggalkan Jejak Pengabdian hingga Batas Usia

Empat ASN yang memasuki masa purnatugas saat berpamitan dihadapan ASN di halaman Kantor Bupati Lama, Kota Bobong, Senin (31/08/2026). (Foto:Humas)

 

JAZIRAHNUSANTARA – Masa pensiun bukan sekadar penanda berakhirnya perjalanan seorang aparatur sipil negara di lingkungan pemerintahan. Di baliknya, ada puluhan tahun pengabdian, tanggung jawab, serta pengalaman yang telah menjadi bagian dari perjalanan pelayanan kepada masyarakat.

Pesan itu disampaikan Wakil Bupati Pulau Taliabu, La Ode Yasir, saat melepas empat ASN yang memasuki masa purnatugas di halaman Kantor Bupati Lama, Kota Bobong, Senin (31/08/2026).

La Ode Yasir menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada keempat pegawai tersebut yang telah menyelesaikan masa pengabdian hingga mencapai batas usia pensiun.

Menurutnya, mampu menuntaskan masa kedinasan dengan baik merupakan pencapaian yang patut diapresiasi. Sebab, perjalanan seorang ASN dalam menjalankan tugas pemerintahan tidak selalu berjalan mulus dan bebas dari berbagai tantangan.

“Saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para pegawai yang hadir di sini. Kadang kita melihat ada yang dalam perjalanan tugasnya justru tersangkut masalah hingga berujung pada pemberhentian. Tetapi Bapak dan Ibu sekalian berhasil mengakhiri masa tugas dengan selamat sampai batas usia pensiun,” ujar La Ode Yasir.

Ia mengatakan, purnatugas hendaknya tidak dipandang sebagai akhir dari kontribusi seseorang terhadap daerah. Pengalaman yang diperoleh selama menjadi aparatur justru dapat menjadi bekal untuk tetap memberikan manfaat di tengah masyarakat.

Bagi ASN yang masih aktif, kata La Ode Yasir, perjalanan para pegawai yang memasuki masa pensiun tersebut dapat menjadi pembelajaran. Integritas, disiplin, serta kemampuan menjaga tanggung jawab menjadi bagian penting yang harus terus dipelihara hingga akhir masa pengabdian.

Ia juga mengingatkan bahwa tantangan birokrasi akan terus berubah. Karena itu, ASN dituntut mampu beradaptasi, membangun kerja sama dan tetap fokus menyelesaikan setiap tanggung jawab yang diberikan.

“Meski terdapat berbagai hambatan di lapangan, setiap pegawai harus tetap fokus dan berusaha menyelesaikan tanggung jawab yang diemban,” katanya.

La Ode Yasir berharap para ASN yang telah purnatugas dapat menikmati masa pensiun dengan baik sekaligus tetap mengambil peran positif dalam kehidupan sosial. Menurutnya, pengabdian kepada daerah tidak semata-mata diukur dari status seseorang sebagai aparatur negara.

“Memasuki masa pensiun bukanlah akhir dari segalanya. Ini merupakan bentuk pengabdian baru. Pengalaman yang dimiliki tetap dapat memberikan manfaat serta meninggalkan kesan positif di tengah kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.

Empat ASN yang dilepas tersebut masing-masing Marjudin La Tala, PNS yang bertugas di SMPN 4 Talbar; Aliasa, P3K Paruh Waktu di SDN 1 Lede; Arifin, S.E., P3K Penuh Waktu pada Dinas PMPTSP; serta La Bangko Halo, PNS di Kantor Camat Taliabu Barat.

Pelepasan itu sekaligus menjadi penghormatan atas perjalanan panjang keempatnya dalam menjalankan tugas pemerintahan. Di saat satu fase kedinasan berakhir, pengalaman dan nilai pengabdian yang mereka tinggalkan diharapkan tetap menjadi bagian dari perjalanan pembangunan Kabupaten Pulau Taliabu.(red)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup