TPN KemenPAN-RB Lihat Langsung Inovasi BKKBN Malut, dari Stunting hingga Rumah Layak Huni
JAZIRAHNUSANTARA – Tim Penilai Nasional (TPN) Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (ZI-WBK) Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) melakukan verifikasi lapangan terhadap sejumlah program dan inovasi yang dikembangkan Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan Provinsi Maluku Utara, Kamis (27/08/2026) kemarin.
Verifikasi tersebut menjadi bagian dari proses penilaian untuk melihat secara langsung pelaksanaan inovasi, tata kelola program, serta dampaknya terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik di Maluku Utara.
Setelah sebelumnya melakukan verifikasi lapangan di Kota Ternate, tim TPN melanjutkan penilaian di Ruang Rapat Kemendukbangga/BKKBN Maluku Utara, Sofifi.
Tim TPN yang terdiri atas Tarcisius Bagus Putra Prasojo, Monica Uli Lubis, Husain Makhdum, dan Ridwan Afif Hadikusumah melakukan pendalaman terhadap berbagai inovasi dan program yang dijalankan Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan Maluku Utara.
Kegiatan diawali dengan pemaparan oleh Plt. Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Maluku Utara, Ansar Djainahu. Pemaparan kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan sesi tanya jawab bersama seluruh Tim Kerja Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan Maluku Utara.
Dalam proses verifikasi, TPN mengevaluasi sejumlah inovasi, di antaranya KOMPAS Stunting, SatuDataMalut, PALA-HATI, Aplikasi SOYA, SIPEMALU, KKB Drive, Merels, hingga pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Verifikasi juga mencakup pengecekan Gudang Alokon untuk melihat secara langsung sistem pengelolaan, ketersediaan, serta manajemen distribusi alat dan obat kontrasepsi (Alokon).
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke Balai Kecamatan Oba Utara. Di lokasi tersebut, TPN melihat secara langsung pelayanan Balai KB sekaligus melakukan verifikasi terhadap penerapan inovasi KOMPAS Stunting.
Tim juga meninjau rumah tidak layak huni (RTLH) yang menjadi bagian dari intervensi program KOMPAS Stunting di Kecamatan Oba Utara. Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan implementasi program di lapangan berjalan sesuai dengan tujuan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Plt. Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Maluku Utara, Ansar Djainahu, mengatakan verifikasi lapangan menjadi momentum penting bagi pihaknya untuk memperoleh evaluasi dan masukan terhadap pelaksanaan berbagai inovasi yang telah dikembangkan.
“Kami menyambut baik proses verifikasi ini. Bagi kami, penilaian bukan hanya tentang hasil, tetapi juga bagaimana inovasi tersebut benar-benar memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Ansar.
Menurut dia, Kemendukbangga/BKKBN Maluku Utara berkomitmen memperkuat inovasi, tata kelola pemerintahan, dan kualitas pelayanan publik sebagai bagian dari upaya membangun Zona Integritas menuju pelayanan yang transparan, efektif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
“Ini menjadi momentum bagi kami untuk terus berbenah dan memastikan inovasi yang ada memiliki keberlanjutan serta memberikan dampak nyata bagi keluarga dan masyarakat di Maluku Utara,” katanya.
Verifikasi lapangan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari proses penilaian ZI-WBK, tetapi juga mendorong penguatan inovasi pelayanan publik agar semakin terukur, berkelanjutan, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. (red)













