Dari Pustu hingga SDM Kesehatan, Bupati Taliabu Sampaikan Kebutuhan Daerah ke Menkes

Mengkes Budi Gunadi Sadikin audensi dengan Bupati Taliabu, Sashabila Widya L Mus. (Foto: istimewa)

 

JAZIRAHNUSANTARA — Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin menerima audiensi Bupati Pulau Taliabu Sashabila Widya Lufitalia Mus di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta, Rabu (12/08/2026) kemarin.

Pertemuan tersebut membahas penguatan pembangunan dan pelayanan kesehatan di Kabupaten Pulau Taliabu, khususnya dalam menghadapi tantangan geografis sebagai daerah kepulauan.

Bupati Pulau Taliabu Sashabila Mus menyampaikan sejumlah kebutuhan strategis daerah, mulai dari akses pelayanan kesehatan, sarana dan prasarana, hingga pemenuhan sumber daya manusia kesehatan.

Menurutnya, saat ini Pulau Taliabu memiliki sembilan Puskesmas yang melayani masyarakat di 71 desa. Kondisi geografis kepulauan membuat akses masyarakat terhadap fasilitas kesehatan masih menjadi tantangan.

“Kondisi geografis kepulauan menyebabkan akses menuju fasilitas kesehatan masih menjadi tantangan, termasuk jarak rujukan yang dapat mencapai 135 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 360 menit melalui jalur laut,” ungkap Sashabila.

Ia mengatakan, Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu terus memperkuat pelayanan kesehatan dengan menempatkan upaya promotif dan preventif sebagai fondasi pembangunan kesehatan daerah.

Penguatan tersebut dilakukan melalui Puskesmas, Puskesmas Pembantu (Pustu), serta Posyandu yang menjadi jejaring pelayanan kesehatan paling dekat dengan masyarakat.

“Penguatan akan dilakukan melalui Puskesmas, Pustu, dan Posyandu sebagai jejaring pelayanan kesehatan yang paling dekat dengan masyarakat,” jelasnya.

Selain penguatan pelayanan primer, audiensi tersebut juga membahas kebutuhan pembangunan dan rehabilitasi Pustu, penyediaan ambulans, Pusling Perairan, peralatan kesehatan, serta pemenuhan tenaga medis dan tenaga kesehatan penunjang.

Sashabila menyebutkan, kebutuhan tenaga kesehatan masih menjadi salah satu persoalan yang perlu mendapat perhatian, baik di tingkat Puskesmas maupun RSUD Bobong.

“Saat ini masih terdapat kekurangan sejumlah tenaga medis dan tenaga kesehatan penunjang di Puskesmas maupun RSUD Bobong,” ujarnya.

Bupati perempuan pertama di Kabupaten Pulau Taliabu itu mengatakan, Menteri Kesehatan menyatakan komitmennya untuk mendukung pemenuhan sarana, prasarana, dan sumber daya manusia kesehatan di daerah tersebut.

Dukungan pemerintah pusat itu diharapkan dapat memperkuat pelayanan kesehatan primer sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan yang berkualitas.

Menurut Sashabila, audiensi bersama Menteri Kesehatan menjadi bagian penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

“Audiensi ini menjadi momentum memperkuat sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang merata, terjangkau, dan berkualitas bagi seluruh masyarakat Kabupaten Pulau Taliabu,” pungkasnya. (red)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup