Kick Off Kelas Ayah Idaman Diluncurkan, BKKBN Perkuat Peran Ayah dalam Kesehatan Ibu dan Anak

Kepala Perwakilan BKKBN Maluku Utara, Ansar Djainahu menghadiri Peluncuran program Kick Off Kelas Ayah Idaman (AMAN), Rabu (01/07/2026). Foto: istimewa.

 

JAZIRAHNUSANTARA – Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN resmi meluncurkan Kick Off Kelas Ayah Idaman (AMAN) sebagai upaya memperkuat keterlibatan ayah dalam mendampingi ibu selama kehamilan, persalinan, hingga pengasuhan anak. Peluncuran program bertema “Ayah Peduli, Ibu Terlindungi, KBPP Semakin Pasti” itu dibuka oleh Deputi Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi (KBKR), Drs. Wahidin, yang mewakili Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN RI, Rabu (1/7/2026).

Kegiatan dipusatkan di Auditorium Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN di Jakarta dan dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah termasuk di Maluku Utara. Di Provinsi Maluku Utara, pelaksanaan dipusatkan di Tempat Praktik Mandiri Bidan (TPMB) Dewi Pitriyani, Kelurahan Mangga Dua, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate.

Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Dr. Ade Djubaedah, menyatakan dukungan penuh terhadap implementasi Kelas Ayah Idaman di seluruh Indonesia. Ia meminta seluruh jajaran IBI, mulai dari tingkat provinsi hingga ranting, mengintegrasikan program tersebut dalam pelayanan kepada ibu hamil dan ibu menyusui.

“Saya mengimbau kepada seluruh Pengurus Daerah Provinsi, kabupaten/kota, serta ranting supaya menjalankan program Kelas Ayah Idaman. Pada setiap pemeriksaan ibu hamil maupun ibu menyusui, pastikan ayahnya ikut serta,” ujar Ade Djubaedah.

Dalam sambutan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN yang dibacakan Wahidin, dijelaskan bahwa Kelas Ayah Idaman merupakan strategi untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi ayah dalam mendukung kesehatan ibu dan anak sejak masa kehamilan hingga pascapersalinan.

Program ini juga bertujuan memperkenalkan Kelas Ayah Idaman kepada masyarakat dan para pemangku kepentingan, memberikan edukasi mengenai pentingnya peran ayah dalam 1.000 Hari Pertama Kehidupan, membangun komitmen lintas sektor, serta memperkuat posisi ayah sebagai mitra setara ibu dalam pengambilan keputusan terkait kesehatan keluarga.

“Kelas Ayah Idaman bukan sekadar kelas parenting biasa. Ini adalah upaya sistematis membangun ekosistem keluarga yang sehat, dimulai dari keterlibatan aktif ayah sejak 1.000 Hari Pertama Kehidupan,” kata Wahidin.

Rangkaian Kick Off turut diisi dialog interaktif yang menghadirkan perwakilan dari Provinsi Riau, Kepulauan Bangka Belitung, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Tengah untuk berbagi praktik baik dalam pelibatan ayah pada program kesehatan keluarga.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku Utara, Ansar Djainahu mengatakan peluncuran tersebut menjadi awal pelaksanaan Kelas Ayah Idaman secara serentak di berbagai Tempat Praktik Mandiri Bidan di seluruh Indonesia.

Menurut Ansar, keterlibatan aktif ayah diharapkan mampu memperkuat ketahanan keluarga sekaligus mendukung percepatan penurunan angka kematian ibu dan bayi serta prevalensi stunting.

“Dengan keterlibatan keluarga yang utuh, kita berharap program ini dapat menekan angka kematian ibu dan anak serta mempercepat penurunan stunting,” ujar Ansar.

Sementara di Maluku Utara, kegiatan tersebut dihadiri Pelaksana Tugas Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku Utara Ansar Djainahu, S.Sos., Ketua Pengurus Daerah Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Provinsi Maluku Utara Nuzliati T. Djama, serta Petugas Keluarga Berencana/Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PKB/PLKB) Kecamatan Ternate Selatan. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup