Nelayan Hilang Saat Mencari Gurita di Taliabu Ditemukan Meninggal Dunia
JAZIRAHNUSANTARA – Tim gabungan akhirnya menemukan nelayan asal Desa Lede, Kecamatan Lede, Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, yang sebelumnya dilaporkan hilang saat melaut mencari gurita. Korban bernama La Radi (53) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di perairan Desa Lede, Kamis (25/06/2026) sekitar pukul 10.30 WIT pagi tadi.
Korban ditemukan mengapung di permukaan laut sekitar 300 meter dari tepi Pantai Laleo, Desa Lede. Saat ditemukan, kondisi tubuh korban sudah membengkak akibat berada beberapa hari di laut.
Kapolres Pulau Taliabu, AKBP Adnan Wahyu Kashogi, mengatakan pencarian dilakukan selama tiga hari sejak korban dilaporkan hilang pada Senin (22/6/2026).
“Setelah menerima laporan dari keluarga korban, personel Polsubsektor Lede bersama BPBD, Basarnas, dan masyarakat langsung melakukan pencarian secara intensif. Alhamdulillah korban berhasil ditemukan, namun dalam kondisi sudah meninggal dunia,” ujar AKBP Adnan Wahyu Kashogi.
Korban diketahui merupakan nelayan warga Desa Lede yang sehari-hari bekerja mencari hasil laut. Berdasarkan laporan yang diterima petugas, korban sebelumnya pergi melaut untuk mencari gurita sebelum dinyatakan hilang.
Dalam proses pencarian, tim gabungan melibatkan personel Polsubsektor Lede, Bhabinkamtibmas, BPBD Kabupaten Pulau Taliabu, Basarnas Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, serta sekitar 30 warga setempat.
Korban ditemukan oleh tim pencari yang terdiri dari Laheri dan Latani pada Kamis pagi. Lokasi penemuan tidak jauh dari titik ditemukannya perahu milik korban.
Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi menggunakan speed boat milik Basarnas Banggai pada pukul 10.45 WIT. Jenazah kemudian dibawa ke rumah duka di Desa Lede untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Kapolres mengapresiasi seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian dan evakuasi korban. Ia juga mengimbau para nelayan agar selalu memperhatikan faktor keselamatan saat melaut, termasuk memantau kondisi cuaca dan menggunakan perlengkapan keselamatan yang memadai.
“Kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan,” kata AKBP Adnan Wahyu Kashogi. (red)










