Sekolah Lansia “Pelangi Senja” Resmi Disosialisasikan di Tidore, Warga Sambut Positif

Sosialisasi Sekolah Lansia “Pelangi Senja”. (Foto: istimewa)

 

JAZIRAHNUSANTARA – Semangat pemberdayaan lanjut usia (lansia) terus digaungkan di Kota Tidore Kepulauan. Bertempat di Kantor Lurah Gubukusuma, Kecamatan Tidore Utara, Provinsi Maluku Utara, kegiatan Sosialisasi Sekolah Lansia “Pelangi Senja” berlangsung sukses dan mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat setempat, Kamis (21/05/2026).

Program inovatif ini hadir sebagai ruang belajar, wadah interaksi sosial, sekaligus sarana pemberdayaan bagi para lansia agar tetap sehat, aktif, mandiri, dan produktif di usia senja.

Sekolah Lansia “Pelangi Senja” merupakan inisiatif Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tidore Kepulauan, Hj. Rahmawati Muhammad Sinen. Program tersebut terlaksana melalui kolaborasi antara BKKBN, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A), serta Tim Penggerak PKK Kota Tidore Kepulauan.

Lurah Gubukusuma, Muhamad Jamilu, SH, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, Sekolah Lansia menjadi langkah positif dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat lanjut usia.

“Kami sangat mengapresiasi hadirnya Sekolah Lansia ini. Program ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan, kesehatan, serta kualitas hidup para lansia di Kelurahan Gubukusuma,” ujarnya.

Dukungan serupa juga disampaikan Ketua Tim Kerja Bina Ketahanan Keluarga Lansia dan Rentan, Maujud I. S. Maya, M.Si. Ia menekankan pentingnya pendampingan dan pembinaan berkelanjutan agar para lansia tetap mandiri, aktif, dan berdaya di tengah masyarakat.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Tidore Kepulauan, Hj. Rahmawati Muhammad Sinen, menegaskan komitmennya untuk terus mendukung berbagai program yang berorientasi pada kesejahteraan keluarga, khususnya bagi kelompok lansia.

Ia berharap Sekolah Lansia “Pelangi Senja” dapat segera berjalan aktif dan menjadi pusat pembelajaran yang memberi manfaat nyata bagi para peserta.

Antusiasme masyarakat terlihat dari tingginya partisipasi warga yang hadir mengikuti kegiatan sosialisasi tersebut. Kehadiran program ini dinilai menjadi jawaban atas kebutuhan para lansia akan ruang belajar dan aktivitas sosial yang positif.

Pada sesi inti kegiatan, materi sosialisasi dibawakan secara interaktif oleh Diah Eka Putri, S.Psi. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan konsep Sekolah Lansia dan penerapan 7 Dimensi Lansia Tangguh guna membentuk lansia SMART, yakni Sehat, Mandiri, Aktif, Produktif, dan Bermartabat.

Sebagai penutup, seluruh peserta, pengurus TP PKK, serta para calon siswa lansia mengikuti Senam Bersama Lansia dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan. Kegiatan tersebut menjadi simbol dimulainya gerakan hidup sehat bagi para lansia sekaligus mempererat hubungan sosial antara masyarakat dan pemerintah daerah. (red)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup