Pemdes Holbota Gelar Rembuk Stunting, Perkuat Pencegahan untuk Generasi Sehat

Suasana Forum Rembuk stunting di Desa Holbota. (Foto: istimewa)

JAZIRAHNUSANTARA – Pemerintah Desa Holbota, Kecamatan Taliabu Barat, Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, memperkuat upaya pencegahan dan penanggulangan stunting melalui forum Rembuk Stunting, Selasa (15/09/2026).

Kegiatan tersebut menjadi ruang bersama untuk membahas langkah pencegahan stunting sekaligus memperkuat komitmen pemerintah desa, kader, tenaga kesehatan, serta masyarakat dalam meningkatkan kualitas kesehatan anak dan keluarga di Desa Holbota.

Penjabat (Pj) Kepala Desa Holbota, Harjo Djanu, mengatakan Rembuk Stunting merupakan bagian penting dari upaya pemerintah desa untuk memastikan persoalan stunting dapat ditangani secara bersama-sama dan berkelanjutan.

Menurutnya, pencegahan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat, terutama dalam pemenuhan gizi, pola asuh, sanitasi, serta pemantauan tumbuh kembang anak.

“Melalui forum ini, kami ingin membangun komitmen bersama agar upaya pencegahan dan penanggulangan stunting di Desa Holbota dapat dilakukan secara terarah dan berkelanjutan,” ujar Harjo.

Ia menegaskan, pemerintah desa akan terus mendorong berbagai langkah yang dapat mendukung peningkatan kesehatan ibu dan anak serta kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.

Forum Rembuk Stunting Desa Holbota tersebut mengusung tema “Bersama Wujudkan Generasi Sehat Bebas Stunting.”

Harjo berharap tema tersebut tidak sekadar menjadi slogan, tetapi menjadi komitmen bersama seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

“Harapan kami, melalui kerja sama seluruh pihak, Desa Holbota dapat mewujudkan generasi yang sehat, tumbuh dan berkembang dengan baik serta terbebas dari stunting,” katanya.

Pemerintah Desa Holbota juga mendorong agar hasil rembuk dapat ditindaklanjuti melalui program dan kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya kelompok ibu hamil, bayi, balita, dan keluarga yang memiliki risiko stunting.

Dengan penguatan koordinasi dan keterlibatan masyarakat, upaya pencegahan stunting di tingkat desa diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di Desa Holbota. (red)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup