Lima Hari Pencarian, Korban Kecelakaan Body Fiber di Perairan Mbuambono Belum Ditemukan

Momen BPBD Pulau Taliabu menuju lokasi pencarian korban di Pulau Kabihu, Desa Mbuambona, Kecamatan Taliabu Utara.

 

JAZIRAHNUSANTARA – Upaya pencarian terhadap nelayan hilang, Tedy Empesa yang menjadi korban tabrakan body fiber di perairan antara Pulau Kabihu dan Pulau Tengah, wilayah Desa Mbuambono, Kecamatan Taliabu Utara, Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara hingga hari kelima masih belum membuahkan hasil.

Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pulau Taliabu, serta masyarakat dan nelayan setempat terus memperluas area pencarian di sekitar lokasi kejadian dengan harapan korban segera ditemukan.

Kepala BPBD Pulau Taliabu, Rasid La Baily, mengatakan saat personil BPBD diarahkan terlibat aktif bersama Basarnas dalam operasi pencarian yang difokuskan di perairan Pulau Kabihu dan Pulau Tengah.

“Hingga memasuki hari kelima, korban masih belum ditemukan. Tim gabungan bersama Basarnas terus melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian,” kata Rasid, Senin (03/08/2026) saat dihubungi media Jazirahnusantara.com melalui WhatsApp pagi tadi.

Ia menjelaskan, insiden tersebut terjadi pada malam Jumat sekitar pukul 20.00 WIT. Berdasarkan laporan yang diterima dari Kepala Desa Penu, sebuah body fiber mengalami kecelakaan setelah saling bertabrakan di perairan antara Pulau Kabihu dan Pulau Tengah, wilayah Desa Mbuambono.

Akibat kecelakaan itu, satu orang dilaporkan terjatuh ke laut bersama sebuah mesin tempel berkekuatan 20 PK yang digunakan pada body fiber tersebut.

Sesaat setelah kejadian, masyarakat dan nelayan setempat langsung bergerak melakukan pencarian. Sedikitnya lima perahu dikerahkan untuk menyisir perairan di sekitar lokasi sebelum kemudian operasi pencarian diperkuat oleh tim gabungan dari BPBD dan Basarnas dari Maluku Utara.

Rasid menegaskan, pencarian akan terus dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan keselamatan personel di lapangan. Ia juga berharap masyarakat yang melintas atau beraktivitas di sekitar lokasi dapat segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

“Pencarian masih terus berlangsung. Kami berharap korban dapat segera ditemukan sehingga bisa diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar Rasid. (red)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup