Bupati Sashabila Temui Kontingen Taliabu di Ternate, Sampaikan Kebanggaan dan Komitmen Pembinaan Atlet
JAZIRAHNUSANTARA – Gemuruh Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) V Maluku Utara memang telah usai. Namun bagi Kabupaten Pulau Taliabu, ajang olahraga terbesar tingkat provinsi itu meninggalkan jejak penting tentang semangat, perjuangan, dan harapan untuk masa depan olahraga daerah.
Di tengah suasana kepulangan kontingen dari Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara, Bupati Pulau Taliabu, Sashabila Mus, menyempatkan diri menemui langsung para atlet yang sedang beristirahat di Asrama Kontingen SMKN 2 Kota Ternate, Kelurahan Dufa-Dufa, Kamis (18/6/2026) malam.
Kehadiran orang nomor satu di Bumi Hemungsia itu bukan sekadar kunjungan seremonial. Sashabila datang untuk memastikan kondisi kesehatan para atlet dari tujuh cabang olahraga yang telah mengharumkan nama daerah sebelum kembali ke Pulau Taliabu.
Dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, Bupati menyampaikan apresiasi serta rasa bangga atas perjuangan seluruh kontingen yang telah tampil membawa identitas daerah pada ajang Porprov untuk pertama kalinya.
Ucapan terima kasih disampaikan kepada pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), pengurus cabang olahraga, pelatih, official, hingga para atlet yang telah bekerja keras sepanjang kompetisi berlangsung.
Bagi Sashabila, capaian kontingen Taliabu yang berhasil membawa pulang 11 medali merupakan prestasi yang patut diapresiasi. Hasil tersebut dinilai menjadi fondasi awal yang menjanjikan bagi perkembangan olahraga di daerah termuda di Maluku Utara itu.
“Saya mengikuti terus perkembangan pertandingan. Inilah kemampuan terbaik kita saat ini, dan jangan pernah menyerah. Terus berlatih dan tingkatkan kemampuan agar ke depan kita bisa meraih hasil yang lebih baik,” ujar Sashabila di hadapan para atlet.
Di balik apresiasi tersebut, Bupati juga menyampaikan permohonan maaf apabila dukungan pemerintah daerah selama pelaksanaan Porprov V Maluku Utara belum sepenuhnya memenuhi harapan seluruh kontingen. Menurutnya, kondisi fiskal daerah yang masih terbatas menjadi salah satu tantangan yang dihadapi pemerintah saat ini.
Meski demikian, keterbatasan tersebut tidak akan menjadi alasan untuk berhenti berbenah. Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu, kata dia, menjadikan pengalaman Porprov sebagai bahan evaluasi penting untuk memperkuat sistem pembinaan olahraga secara lebih terarah dan berkelanjutan.
Ke depan, pemerintah daerah berkomitmen meningkatkan perhatian terhadap pembinaan atlet lokal, mulai dari penguatan sarana pendukung, program latihan, hingga pengembangan talenta-talenta muda yang berpotensi mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi.
“Kita akan terus berupaya memberikan yang terbaik bagi olahraga Taliabu. Karena prestasi olahraga bukan hanya kebanggaan atlet, tetapi juga kebanggaan seluruh masyarakat Pulau Taliabu,” katanya.
Menutup pertemuan tersebut, Sashabila menitipkan pesan yang sarat makna kepada para atlet. Ia mengingatkan bahwa prestasi yang diraih hari ini harus menjadi motivasi untuk terus berkembang, bukan alasan untuk cepat merasa puas.
Menurutnya, rasa bangga atas pencapaian adalah hal yang wajar, tetapi kepuasan yang berlebihan justru dapat menghambat kemajuan seorang atlet.
“Boleh senang, boleh bangga, tetapi jangan pernah merasa puas. Karena ketika kita merasa sudah cukup, di situlah proses kemunduran itu perlahan dimulai,” pesannya.
Pesan itu menjadi penutup hangat dari pertemuan singkat antara Bupati dan para atlet. Sebuah penegasan bahwa perjalanan olahraga Taliabu baru saja dimulai, dan masih banyak prestasi yang menanti untuk diperjuangkan di masa mendatang. (red)










