Bupati Taliabu Ekspos Pengadaan Tanah Bandara Dufo di Kejaksaan, Pastikan Sesuai Regulasi

Bupati Taliabu, Sashabila Widya L Mus didampingi sekretaris Daerah Dr Yosar Kardiat ketika diwawancarai wartawan usai menggelar Ekspos pengadaan tanah lahan Bandara di Dufo dengan Kejaksaan Negeri Taliabu. (Foto:Iki Umaternate)

 

JAZIRAHNUSANTARA – Bupati Pulau Taliabu, Sashabila Widya L Mus, bersama jajaran Kejaksaan Negeri Pulau Taliabu menggelar ekspos terkait proses pengadaan tanah untuk pembangunan Bandara Dufo di Kantor Kejaksaan Negeri Pulau Taliabu, Selasa (18/08/2026) sekitar pukul 10.00 WIT.

Ekspos tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu memastikan seluruh tahapan pengadaan tanah berjalan sesuai prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku.

Bupati Sashabila mengatakan, koordinasi dengan Kejaksaan Negeri Pulau Taliabu penting dilakukan agar proses pembebasan tanah untuk pembangunan bandara tidak menimbulkan persoalan hukum maupun sengketa di kemudian hari.

“Untuk proses pembebasan tanah Bandara di Dufo, segala tahapannya kami harapkan bisa sesuai dengan prosedur dan regulasi hukum yang berlaku. Sehingga kami harapkan suatu hari nanti ini tidak menjadi sebuah kendala atau sebuah sengketa,” kata Sashabila.

Menurutnya, pembangunan Bandara Dufo memiliki arti strategis bagi masa depan Kabupaten Pulau Taliabu. Kehadiran bandara diharapkan dapat membuka konektivitas yang lebih luas serta memperkuat akses masyarakat dari dan menuju Pulau Taliabu.

“Pada prinsipnya pembangunan bandara ini menjadi harapan besar dan kehadiran negara dan juga pemerintah daerah untuk bisa membuka konektivitas yang lebih luas lagi dari Pulau Taliabu atau menuju Pulau Taliabu,” ujarnya.

Sashabila juga menyampaikan apresiasi kepada Kejaksaan Negeri Pulau Taliabu, khususnya Kepala Kejaksaan Negeri, yang telah memberikan pendampingan dan pandangan hukum kepada pemerintah daerah.

“Kami berterima kasih kepada pihak Kejaksaan Negeri Pulau Taliabu, khususnya Pak Kajari yang sudah meluangkan waktunya untuk bisa memberikan legal opinion kepada pemerintah daerah dan memastikan bahwa kami betul-betul melaksanakan segala sesuatunya sesuai dengan peraturan yang ada,” katanya.

Terkait perkembangan pembangunan bandara, Bupati memastikan proses yang sedang berjalan sejauh ini masih berada dalam koridor regulasi dan terus diproses sesuai tahapan yang ditetapkan.

“Sudah sesuai regulasi. Itu pun yang sedang kami telaah saat ini. Semuanya sedang on progress,” ujar Sashabila.

Mengenai target pembangunan Bandara Dufo pada 2027, Bupati menyebut pemerintah daerah saat ini masih fokus menyelesaikan seluruh tahapan yang diperlukan.

“Kami masih saat ini membahas segala proses tahapan yang ada dan kami memastikan bahwa semuanya sudah sesuai dan akurat,” katanya.

Ia berharap proses pengadaan tanah hingga tahapan pembangunan Bandara Dufo dapat berjalan secara tertib, transparan, dan sesuai ketentuan hukum sehingga proyek strategis tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung percepatan konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah. (red)

 


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup