Fokus Bangun Karakter Siswa, Bupati Taliabu Tekankan Ketangguhan Mental dan Kemandirian

Bupati Taliabu, Sashabila Widya L Mus.

 

JAZIRAHNUSANTARA — Bupati Pulau Taliabu, Sashabila Widya L Mus, menegaskan komitmen pemerintah daerah melalui dinas pendidikan tengah membangun karakter siswa sebagai prioritas utama dalam dunia pendidikan. Hal ini disampaikannya saat memberikan keterangan terkait arah kebijakan pendidikan di Pulau Taliabu pada momen hari pendidikan nasional kemarin.

Menurut Sashabila, pembangunan karakter menjadi fondasi penting untuk mencetak generasi yang tangguh, khususnya dalam menghadapi tantangan masa depan. Ia menekankan bahwa siswa di Pulau Taliabu harus memiliki ketangguhan mental sebagai bekal utama.

“Untuk siswa-siswa kita, salah satu yang menjadi perhatian kami adalah pembangunan karakter, memastikan bahwa anak-anak di Pulau Taliabu memiliki ketangguhan mental, itu yang paling utama,” ujar Sashabila, Sabtu (02/05/2026) pekan kemarin.

Ia menjelaskan, penguatan karakter dilakukan melalui pendekatan kurikulum tidak langsung atau hidden curriculum. Salah satu implementasinya adalah program ketahanan pangan berbasis pendidikan yang dirancang untuk menanamkan nilai-nilai kemandirian serta pengamalan nilai-nilai Pancasila.

“Melalui kurikulum tersembunyi seperti program ketahanan pangan berbasis pendidikan, kita ingin mengajarkan kemandirian dan nilai-nilai Pancasila. Sehingga ke depan, mereka bisa menjadi bagian dari generasi Indonesia Emas 2045,” jelasnya.

Di sisi lain, Sashabila juga menyoroti aspirasi para guru terkait status kepegawaian, khususnya mengenai Surat Keputusan (SK). Ia mengakui adanya sejumlah keluhan yang disampaikan saat momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) beberapa waktu lalu.

Menanggapi hal tersebut, pemerintah daerah kini mengambil langkah lebih hati-hati dalam proses penempatan tenaga pendidik. Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh guru ditempatkan sesuai dengan petunjuk teknis (juknis) yang berlaku.

“Memang saat ini kita lebih berhati-hati untuk memastikan bahwa seluruh guru di Pulau Taliabu ditempatkan sesuai dengan juknisnya,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa kondisi saat ini menunjukkan adanya kelebihan jumlah guru di Pulau Taliabu. Oleh karena itu, diperlukan proses pemetaan yang matang agar distribusi tenaga pendidik bisa merata dan efektif.

“Kondisi yang ada saat ini, kita kelebihan guru. Sehingga kami harap para guru bisa bersabar, karena pemetaan sedang dilakukan. Roadshow juga terus berjalan untuk melihat kondisi riil di lapangan,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu berharap, melalui langkah-langkah strategis ini, kualitas pendidikan tidak hanya meningkat dari sisi akademik, tetapi juga mampu membentuk karakter generasi muda yang mandiri, tangguh, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045. (red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup