Pemkab Taliabu Tuntaskan Sosialisasi Pekerja Rentan, Verifikasi Data 4.120 Penerima BPJS
JAZIRAHNUSANTARA – Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada 4.120 pekerja rentan yang tersebar di 71 desa pada tahun 2026.
Hal itu disampaikan Wakil Bupati Pulau Taliabu, La Ode Yasir, saat membuka kegiatan Sosialisasi dan Updating Data Pekerja Rentan Tahun 2026 di Desa Nggele, Kecamatan Taliabu Barat Laut, Selasa (27/10/2026).
La Ode Yasir mengatakan, kegiatan sosialisasi dan pemutakhiran data tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan, terutama bagi pekerja di sektor informal yang memiliki tingkat kerentanan ekonomi tinggi.
Menurut dia, program perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk memberikan jaminan sosial kepada masyarakat, termasuk petani, nelayan, buruh harian lepas, dan kelompok pekerja rentan lainnya.
“Pemerintah daerah berkomitmen untuk memberikan perlindungan kepada pekerja rentan melalui program BPJS Ketenagakerjaan, termasuk dengan menanggung iuran kepesertaan mereka,” ujar La Ode Yasir.
Ia menjelaskan, pembaruan data diperlukan untuk memastikan penerima manfaat sesuai dengan kriteria dan kondisi faktual masyarakat. Data yang telah diverifikasi juga menjadi dasar administrasi kepesertaan serta penagihan iuran BPJS Ketenagakerjaan tahun 2026.
Karena itu, La Ode Yasir meminta seluruh kepala desa terlibat aktif dalam proses pendataan dengan mengedepankan transparansi dan akurasi. Ia menekankan agar data yang disampaikan benar-benar mencerminkan kondisi masyarakat di masing-masing desa.
“Dalam proses verifikasi data pekerja rentan, saya berharap para kepala desa mengedepankan transparansi dan memastikan data yang disampaikan benar-benar sesuai dengan kondisi masyarakat,” tegasnya.
Ia menambahkan, perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan menjadi salah satu bentuk upaya pemerintah dalam memberikan perlindungan bagi masyarakat yang menggantungkan penghidupan pada pekerjaan dengan risiko sosial dan ekonomi.
Sementara itu, Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Pulau Taliabu, Arjadin Maundu, mengatakan sosialisasi dan pemutakhiran data pekerja rentan tahun 2026 telah rampung dilaksanakan di delapan kecamatan di Kabupaten Pulau Taliabu.
Menurut Arjadin, Kecamatan Taliabu Barat Laut menjadi lokasi terakhir pelaksanaan kegiatan tersebut, yang dipusatkan di Desa Nggele.
Kegiatan itu sebelumnya dijadwalkan berlangsung pada Rabu pekan lalu, tetapi ditunda karena situasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
“Dengan dilaksanakannya kegiatan di Kecamatan Taliabu Barat Laut hari ini, sosialisasi dan pemutakhiran data pekerja rentan tahun 2026 telah selesai di delapan kecamatan,” ujarnya.
“Peserta kegiatan hari ini terdiri dari Kades, BPD serta 50 perwakilan pekerja rentan di Kecamatan Taliabu Barat Laut,” Tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, La Ode Yasir juga menyampaikan keprihatinan atas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berdampak pada lahan perkebunan masyarakat di sejumlah wilayah Pulau Taliabu.
Wilayah terdampak yang disebutkan antara lain Desa Nggele, Onemay, Salati, dan Beringin Jaya, serta beberapa desa di Kecamatan Lede dan Kecamatan Taliabu Utara.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu, ia berharap masyarakat terdampak diberikan ketabahan dalam menghadapi musibah tersebut dan dapat segera memulihkan kondisi kehidupan serta perekonomian mereka. (red)












