KKP Salurkan 50 Cool Box untuk Nelayan Taliabu, Jaga Mutu Hasil Tangkapan
JAZIRAHNUSANTARA – Pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI menyalurkan bantuan sarana penanganan hasil tangkapan kepada kelompok nelayan di Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara.
Bantuan tersebut berupa cool box yang diperuntukkan bagi penanganan dan penyimpanan ikan di atas kapal selama nelayan melakukan aktivitas penangkapan ikan di laut.
Penyerahan bantuan dilakukan pada Senin (7/09/2026) melalui aspirasi Anggota DPR RI Komisi IV Fraksi Golkar, Alien Mus. Sebanyak 50 unit cool box disalurkan kepada kelompok nelayan yang tersebar di sejumlah desa di Kabupaten Pulau Taliabu.
Koordinator Penyuluh Perikanan BPPP Ambon Wilayah Kerja Kabupaten Pulau Taliabu, Herman Musa, mengatakan bantuan tersebut merupakan dukungan pemerintah untuk membantu nelayan, khususnya nelayan kecil, dalam mempertahankan kualitas ikan hasil tangkapan selama melaut.
“Bantuan ini sangat membantu nelayan kecil untuk bisa menjaga kualitas hasil tangkapan mereka selama melaut,” kata Herman Musa.
Menurut dia, ketersediaan sarana penanganan ikan di atas kapal menjadi salah satu faktor penting untuk mempertahankan mutu hasil tangkapan sebelum ikan dibawa ke darat dan dipasarkan.
Adapun bantuan tersebut disalurkan kepada kelompok nelayan di beberapa desa, di antaranya Desa Wayo sebanyak dua kelompok, Desa Miranti Jaya satu kelompok, Desa Kramat satu kelompok, dan Desa Kasango satu kelompok.
Herman menilai, bantuan sarana pendukung seperti cool box dapat memberikan manfaat langsung bagi nelayan karena ikan hasil tangkapan dapat ditangani dengan lebih baik sejak berada di atas kapal.
“Dengan adanya bantuan ini, diharapkan hasil tangkapan nelayan tetap terjaga kualitasnya sehingga memiliki nilai jual yang lebih baik,” ujarnya.
Program tersebut sekaligus menjadi bagian dari dukungan pemerintah terhadap peningkatan kapasitas nelayan kecil, terutama dalam aspek penanganan hasil perikanan pascapenangkapan.
Bagi nelayan, menjaga mutu ikan sejak dari laut sangat penting karena kualitas hasil tangkapan turut menentukan harga dan daya saing produk perikanan ketika dipasarkan. (red)













