Tak miliki SLHS dan IPAL, 30 SPPG Di Maluku Utara Diberhentikan
JAZIRAHNUSANTARA – Badan Gizi Nasional resmi mengeluarkan surat pemberhentian operasional sementara terhadap sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Maluku Utara. Kebijakan ini tertuang dalam surat bernomor 1224/D.TWS/03/2026 tertanggal 31 Maret 2026.
Pemberhentian ini dilakukan karena sebagian SPPG belum memenuhi standar Sanitasi Laik Higiene (SLHS) dan/atau belum memiliki Instalasi Pembuangan Air Limbah (IPAL) sesuai ketentuan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas produksi, mutu gizi, dan keamanan pangan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Selain penghentian operasional, Badan Gizi Nasional juga merekomendasikan penghentian sementara penyaluran dana bantuan pemerintah hingga seluruh persyaratan dipenuhi dan diverifikasi ulang.
Daftar SPPG, Yayasan Pengelola dan Alasan Pemberhentian
Berikut rincian SPPG yang diberhentikan sementara beserta yayasan pengelola dan alasannya:
- SPPG Kota Ternate Selatan Ngade – Yayasan Alif Karya Bangsa Ngade Dapur Jusa Pratama (SLHS)
- SPPG Kota Ternate Barat Loto – Yayasan Darul Mujadid (SLHS)
- SPPG Kota Tidore Kepulauan Oba Tengah Akelobolo – Yayasan Aksata Cendekia Nusantara (SLHS)
- SPPG Halmahera Timur Wasile Timur Dakaino – Yayasan Anak Emas Dwipantara (SLHS)
- SPPG Pulau Taliabu Taliabu Barat Laut Onemay – Yayasan Alam Taliabu Raya (SLHS)
- SPPG Kota Tidore Kepulauan Tidore Utara Ome – Yayasan Kota Tidore Kepulauan Tidore Utara Ome (SLHS)
- SPPG Halmahera Utara Kao Barat Margomolyo – Yayasan Garuda Raya Dua (SLHS)
- SPPG Kota Ternate Tengah Makassar Timur – Yayasan Dobang Timur Perkasa (SLHS & IPAL)
- SPPG Halmahera Timur Wasile Mekar Sari – Yayasan Jaya Usaha Mandiri (SLHS & IPAL)
- SPPG Kota Tidore Kepulauan Tidore Selatan Gurabati – Yayasan Kemala Bhayangkari Daerah Maluku Utara (SLHS)
- SPPG Halmahera Barat Jailolo Huku-Huku Kie 2 – Yayasan KhatuIistiwa Boga Hutama (SLHS)
- SPPG Halmahera Selatan Obi Selatan Fluk – Yayasan Saruma Sejati Berkarya (SLHS)
- SPPG Halmahera Utara Kao – Yayasan Mas Al Kautsar Kao (SLHS)
- SPPG Halmahera Utara Tobelo Selatan Efi-Efi – Yayasan Bahari Sejahtera Raya (SLHS)
- SPPG Halmahera Utara Tobelo Selatan Kakara B – Yayasan Bahari Sejahtera Raya (SLHS)
- SPPG Halmahera Timur Wasile Timur Rawamangun – Yayasan Tahfidz Subaim Halmahera (SLHS)
- SPPG Kota Ternate Pulau Hiri Tafraka – Yayasan Alif Karya Bangsa Ngade Dapur Jusa Pratama (SLHS & IPAL)
- SPPG Kota Tidore Kepulauan Oba Utara Guraping – Yayasan Insani Sejahtera Kao (SLHS & IPAL)
- SPPG Halmahera Selatan Kepulauan Botanglomang Bajo – Yayasan Garuda Bakti Nusantara Halmahera Selatan (SLHS)
- SPPG Halmahera Utara Tobelo Tengah Lina Ino – Yayasan Garuda Raya Dua (SLHS & IPAL)
- SPPG Halmahera Utara Tobelo Timur Yaro – Yayasan Garuda Raya Dua (SLHS & IPAL)
- SPPG Halmahera Utara Galela Selatan Togawasbai – Yayasan Garuda Raya Dua (SLHS)
- SPPG Pulau Taliabu Lede-Lede – Yayasan Alam Taliabu Raya (SLHS)
- SPPG Halmahera Utara Tobelo Gamsungi 3 – Yayasan Garuda Raya Dua (SLHS)
- SPPG Halmahera Utara Loloda Kepulauan Dama – Yayasan Garuda Raya Dua (SLHS)
- SPPG Halmahera Utara Tobelo Utara Gorua Selatan – Yayasan Garuda Raya Dua (SLHS)
- SPPG Halmahera Utara Tobelo Timur Yaro – Garuda Raya Dua (SLHS)
- SPPG Tidore Kepulauan Tidore Utara Ome – Yayasan Aksata Cendekia Nusantara (SLHS)
- SPPG Halmahera Selatan Desa Saketa – Yayasan Saruma Sejati Berkarya (SLHS)
- SPPG Taliabu Utara Sahu – Yayasan Alam Taliabu Raya (SLHS)
Pemberhentian ini berlaku sejak tanggal surat diterbitkan. Seluruh pengelola diwajibkan melakukan perbaikan, melengkapi dokumen, serta memenuhi standar sanitasi dan infrastruktur yang ditetapkan.
Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah III, Rudi Setiawan, menegaskan bahwa pencabutan status penghentian hanya dapat dilakukan setelah seluruh perbaikan diverifikasi dan dinyatakan memenuhi syarat.
Kebijakan ini menjadi langkah tegas pemerintah dalam menjaga kualitas program MBG serta memastikan keamanan pangan bagi masyarakat.(Red)










