Kapal Tujuan Taliabu Penuh, 302 Penumpang Dialihkan ke Mudik Gratis

Bupati Taliabu Sashabila Widya L Mus didampingi Kadis Perhubungan Kabupaten Pulau Taliabu melakukan rapat koordinasi melalui zoom meeting, Sabtu (14/03/2026). (Foto:Humas)

 

JAZIRAHNUSANTARA – Lonjakan arus mudik menjelang Lebaran membuat kapal tujuan Pulau Taliabu penuh hingga ratusan perantau di Kendari terancam tak bisa pulang kampung. Di tengah situasi itu, Pemerintah Provinsi Maluku Utara bersama Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu turun tangan menyiapkan kapal mudik gratis untuk memberangkatkan 302 warga menuju kampung halaman.

Program tersebut merupakan hasil rapat koordinasi melalui Zoom Meeting yang melibatkan berbagai pihak, di antaranya Bupati Pulau Taliabu Sashabila Widya L. Mus, Ketua Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2026, jajaran Direktorat di Ditjen Perhubungan Laut, Ketua Komisi III DPRD Provinsi Maluku Utara, Dinas Perhubungan Provinsi Maluku Utara dan Sulawesi Tenggara, Dinas Perhubungan Kabupaten Pulau Taliabu, Lanal Kendari, Ditpolairud Polda Sulawesi Tenggara, PT Pelindo Terminal Petikemas Kendari, PT Uki Raya Lines, serta perwakilan calon penumpang.

Dari hasil koordinasi tersebut disepakati sebanyak 302 penumpang akan diberangkatkan menggunakan kapal milik PT Uki Raya Lines menuju wilayah Kabupaten Pulau Taliabu.

Rincian tujuan penumpang antara lain:

232 orang tujuan Bobong

14 orang tujuan Lede

29 orang tujuan Tikong

4 orang tujuan Jorjoga

23 orang tujuan Falabisahaya

3 orang tujuan Sanana

Pemberangkatan mudik gratis dijadwalkan pada Minggu, 15 Maret 2026 pukul 17.00 WITA dari Pelabuhan Kendari dengan rute pelayaran Kendari – Bobong – Lede – Tikong – Jorjoga – Falabisahaya. Waktu tempuh perjalanan diperkirakan sekitar 18 jam pelayaran hingga tiba di wilayah Kabupaten Pulau Taliabu.

Bupati Pulau Taliabu, Sashabila Widya L. Mus, mengatakan seluruh peserta program tersebut merupakan masyarakat Taliabu yang ingin pulang ke kampung halaman menjelang Hari Raya.

Menurutnya, seluruh biaya tiket perjalanan telah ditanggung oleh Pemerintah Provinsi Maluku Utara bersama Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu sebagai bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat perantauan.

“Seluruh penumpang ini adalah masyarakat Taliabu yang ingin pulang ke kampung halaman. Tiket perjalanan mereka ditanggung pemerintah agar masyarakat bisa mudik dengan aman dan nyaman,” ujar Sashabila.

Program mudik gratis ini juga menjadi solusi atas keterbatasan kapasitas angkutan laut menjelang arus mudik. Sebelumnya, kapal Sabuk Nusantara 57 yang direncanakan mengangkut penumpang tujuan Bobong, wilayah Pesisir Utara, Falabisahaya, dan Sanana telah mengalami kelebihan kapasitas penumpang.

Kondisi tersebut mendorong Pemerintah Provinsi Maluku Utara bersama Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk operator pelayaran PT Uki Raya Lines, untuk menyediakan alternatif transportasi laut bagi masyarakat Taliabu yang berada di Kendari dan sekitarnya.

Pemerintah berharap program mudik gratis ini dapat membantu masyarakat Taliabu di perantauan untuk kembali ke kampung halaman, sekaligus mempererat kebersamaan menjelang perayaan hari besar keagamaan. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup