Penyuluh KUA Taliabu Utara Ajak Umat Islam Pahami Zakat dan Keutamaan Ramadhan

Ustadz Suryanto Hasan, S. Hi, saat memberikan tausiyah mengenai Fadilah Zakat dan Penting amal ibadah di Bulan Suci Ramdhan. (Foto:KUA_Utara)

 

JAZIRAHNUSANTARA — Ramadhan selalu menghadirkan ruang bagi umat Islam untuk kembali menata hubungan dengan Allah dan sesama manusia. Di momentum inilah zakat menjadi salah satu ibadah penting yang tidak hanya mensucikan diri dan harta, tetapi juga menghadirkan keadilan sosial, sebagaimana diingatkan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Taliabu Utara, Suriyanto Hasan, S.Hi.

Menurut Suriyanto, zakat merupakan salah satu rukun Islam yang memiliki kedudukan sangat penting dalam kehidupan seorang muslim, karena tidak hanya berkaitan dengan ibadah kepada Allah SWT, tetapi juga memiliki dimensi sosial yang besar dalam membantu sesama.

“Zakat adalah harta tertentu yang wajib dikeluarkan oleh seorang muslim apabila telah mencapai nisab dan haul, kemudian diberikan kepada orang yang berhak menerimanya sesuai ketentuan syariat Islam,” jelas Suriyanto, ketika ditemui Jazirahnusantara.com, Sabtu (07/03/2026).

Ia menambahkan, kewajiban menunaikan zakat juga telah ditegaskan dalam Al-Qur’an, sebagaimana firman Allah SWT dalam QS. Al-Baqarah ayat 43 yang memerintahkan umat Islam untuk mendirikan shalat dan menunaikan zakat.

Suriyanto menjelaskan bahwa dalam Islam terdapat dua jenis zakat yang wajib diketahui oleh umat muslim, yakni zakat fitrah dan zakat mal.

Zakat fitrah merupakan zakat yang wajib dikeluarkan oleh setiap muslim pada bulan Ramadhan hingga sebelum pelaksanaan shalat Idul Fitri. Besaran zakat fitrah umumnya setara dengan satu sha’ atau sekitar 2,5 hingga 3 kilogram makanan pokok seperti beras.

Sementara itu, zakat mal adalah zakat yang dikeluarkan dari harta kekayaan seperti emas, perak, uang, hasil perdagangan, maupun hasil pertanian yang telah mencapai batas nisab dan haul.

“Zakat tidak hanya sekadar kewajiban, tetapi juga menjadi sarana untuk membersihkan harta dan jiwa serta memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa dalam syariat Islam terdapat delapan golongan yang berhak menerima zakat atau yang disebut mustahiq. Golongan tersebut meliputi fakir, miskin, amil, muallaf, riqab, gharim, fi sabilillah, serta ibnu sabil, sebagaimana disebutkan dalam QS. At-Taubah ayat 60.

Menurut Suriyanto, hikmah zakat sangat besar dalam kehidupan umat Islam, di antaranya membersihkan harta, membantu masyarakat yang membutuhkan, mengurangi kesenjangan sosial, serta mendatangkan keberkahan dari Allah SWT.

Selain membahas zakat di kegiatan safari Ramadhan, Suriyanto juga menekankan keutamaan bulan suci Ramadhan yang merupakan bulan penuh rahmat dan ampunan bagi umat Islam.

Ia menjelaskan bahwa Ramadhan memiliki banyak keistimewaan, salah satunya adalah bulan diturunkannya Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi umat manusia, sebagaimana disebutkan dalam QS. Al-Baqarah ayat 185.

“Ramadhan juga merupakan bulan di mana pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu, sebagaimana sabda Rasulullah SAW dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim,” jelasnya.

Selain itu, di bulan Ramadhan terdapat malam Lailatul Qadar yang nilainya lebih baik dari seribu bulan, sehingga umat Islam dianjurkan untuk meningkatkan ibadah, terutama pada sepuluh malam terakhir Ramadhan.

Suriyanto menambahkan, Ramadhan juga menjadi momentum besar bagi umat Islam untuk mendapatkan pengampunan dosa melalui puasa yang dijalankan dengan penuh keimanan dan keikhlasan.

Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk memperbanyak amal kebaikan selama Ramadhan, seperti membaca Al-Qur’an, melaksanakan shalat tarawih, bersedekah, berdzikir, berdoa, serta melakukan i’tikaf di masjid.

“Bulan Ramadhan adalah bulan penuh rahmat, ampunan, dan keberkahan. Maka sudah seharusnya umat Islam memanfaatkannya dengan memperbanyak ibadah dan menunaikan zakat sebagai bentuk kepedulian kepada sesama,” pungkasnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup