Disdikbud Taliabu Terapkan Pola Pembelajaran Ramadan Berbasis Penguatan Karakter

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pulau Taliabu, Damrudin Rahman

 

JAZIRAHNUSANTARA — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pulau Taliabu resmi menindaklanjuti surat edaran Kementerian Pendidikan terkait penyelenggaraan pembelajaran selama bulan Ramadan. Kebijakan tersebut diterapkan pada seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Pulau Taliabu.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pulau Taliabu, Damrudin Rahman, menjelaskan bahwa edaran tersebut tidak hanya mengatur mekanisme kegiatan belajar selama Ramadan, tetapi juga menentukan waktu libur dan waktu masuk kembali peserta didik.

“Tanggal 23, hari Senin, seluruh murid dari semua satuan pendidikan kembali aktif belajar seperti biasa,” ujar Damrudin, Kamis (19/02/2026).

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Ramadan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan akan menyelenggarakan Pesantren Ramadan yang rencananya dibuka secara resmi oleh Bupati Pulau Taliabu, Sashabila Widya L. Mus, pada hari Rabu pekan depan.

Damrudin menyampaikan bahwa pembukaan kegiatan tersebut akan dilakukan secara daring yang diikuti oleh seluruh satuan pendidikan se-Kabupaten Pulau Taliabu.

“Teknisnya, semua satuan pendidikan akan stand-by di masing-masing sekolah dan mengikuti pembukaan secara daring yang Insya Allah akan dibuka langsung oleh Ibu Bupati,” jelasnya.

Menurut Damrudin, tujuan utama penyelenggaraan pesantren Ramadan bukan sekadar peningkatan kemampuan akademik, namun terutama untuk memperkuat karakter dan nilai-nilai keagamaan peserta didik.

“tujuan dari kegiatan ini bukan hanya peningkatan SDM, tetapi lebih menekankan pada karakter murid dari sisi keagamaan,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa program tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi peserta didik muslim. Siswa-siswi non-muslim juga akan mendapat kesempatan mengikuti pembinaan karakter sesuai dengan agama dan keyakinan masing-masing, sesuai jadwal yang telah diatur.

Damrudin berharap kegiatan ini mampu memperkuat ketakwaan serta nilai-nilai luhur agama pada seluruh peserta didik di Kabupaten Pulau Taliabu.

“Melalui kegiatan ini kita ingin meningkatkan ketakwaan dan nilai-nilai agama yang kita anut, sekaligus memastikan seluruh siswa—baik muslim maupun non-muslim—tetap mendapatkan pembinaan karakter sesuai keyakinannya,” tutupnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup