Tangani Karhutla, Posko Utama Tanggap Darurat Taliabu Salurkan Logistik ke Enam Posko Penghubung 

Tim tanggap darurat Karhutla, Posko Utama saat memobilisasi bantuan ke Posko penghubung. (Foto: istimewa)

JAZIRAHNUSANTARA – Posko Utama Tanggap Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, mulai menyalurkan bantuan logistik ke enam posko penghubung untuk menopang kebutuhan pangan warga dan personel gabungan yang terlibat dalam penanganan kebakaran, Sabtu (10/10/2026).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pulau Taliabu, Haruna Masuku, mengatakan distribusi bantuan dilakukan secara bertahap dengan menyasar Posko Nggele, Lede, Salati, Tikong, Todoli, serta posko operasional petugas gabungan.

“Bantuan yang dikirimkan mencakup berbagai kebutuhan pokok, seperti beras, telur, minyak goreng, gula pasir, teh, kopi, biskuit, mi instan, air mineral, minuman bernutrisi, hingga masker kesehatan,” ujar Haruna.

Menurut dia, penyaluran logistik tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar warga di posko pengungsian maupun kebutuhan operasional petugas di lapangan tetap terpenuhi selama penanganan karhutla berlangsung.

Di Posko Nggele, bantuan yang disalurkan meliputi telur, minyak goreng, gula pasir, teh celup, kopi, mie instan, dan air mineral. Sementara Posko Lede menerima beras, telur, mie instan, serta air mineral.

Adapun Posko Salati mendapat pasokan beras, telur, susu kaleng, kopi, mie instan, serta minuman bernutrisi dan penyegar. Di Posko Tikong, bantuan terdiri atas beras, telur, biskuit, mie instan, dan air mineral dalam berbagai ukuran.

Sementara itu, Posko Todoli menerima beras, telur, gula pasir, teh, kopi, biskuit, mie instan, air mineral, serta masker kesehatan. Bantuan logistik juga disalurkan untuk mendukung kebutuhan personel gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Pemadam Kebakaran (Damkar), dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Haruna menegaskan, ketersediaan logistik bagi petugas menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran operasi penanganan karhutla, terutama ketika personel harus bekerja di lapangan dalam waktu yang panjang.

“Posko Utama Tanggap Darurat akan melakukan evaluasi dan pemantauan ketersediaan logistik secara berkala di seluruh posko penghubung, dengan menyesuaikan kebutuhan di lapangan,” tandasnya.

Pemantauan tersebut diharapkan dapat memastikan distribusi bantuan berjalan tepat sasaran sekaligus mendukung keberlanjutan upaya penanganan karhutla di Kabupaten Pulau Taliabu.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup