SMPN 5 Taliabu Barat Dipilih Jadi Contoh Praktik Baik Pengelolaan BOSP dari Kementerian
JAZIRAHNUSANTARA – SMP Negeri 5 Taliabu Barat, Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, menjadi salah satu sekolah yang mendapat perhatian Direktorat SMP, Ditjen PAUD Dikdas dan PNF, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, terkait praktik baik pengelolaan dan pelaporan dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP).
Perhatian tersebut ditindaklanjuti melalui kunjungan tim Direktorat SMP yang diwakili Ahmad Manan ke SMP Negeri 5 Taliabu Barat, Senin (21/09/2026). Kunjungan itu dilakukan untuk memantau sekaligus melakukan verifikasi dan validasi terhadap praktik baik pengelolaan, penggunaan, serta pelaporan dana BOSP yang diterapkan sekolah tersebut.
Ahmad Manan mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya Direktorat SMP untuk melihat secara langsung praktik baik yang telah diterapkan satuan pendidikan dalam mengelola dana BOSP sesuai petunjuk teknis (juknis) di SMP Negeri 5 Taliabu Barat.
“Tujuan kunjungan kami atas nama Direktorat terkait penggunaan BOSP, praktik baik implementasi dan pengelolaan penggunaan serta pelaporan BOSP,” kata Ahmad.
Menurut dia, pemantauan dilakukan untuk memastikan satuan pendidikan bersama dinas pendidikan menjalankan pengelolaan dana BOSP sesuai ketentuan yang berlaku.
Dalam kunjungan tersebut, tim Direktorat SMP berdialog dengan kepala sekolah dan tim BOSP SMP Negeri 5 Taliabu Barat. Proses tersebut juga didampingi jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Pulau Taliabu.
Ahmad mengatakan, kunjungan lapangan tersebut merupakan tindak lanjut dari proses wawancara yang sebelumnya telah dilakukan secara daring melalui Zoom.
“Alhamdulillah, tadi secara data-data sudah bagus. Semua aktivitas kegiatan sudah terdokumentasi dengan baik dan terpenuhi terkait data dukung, dokumentasi dan administrasi lainnya,” ujarnya.
Ia menjelaskan, SMP Negeri 5 Taliabu Barat menjadi salah satu sekolah yang dipilih untuk ditindaklanjuti setelah Direktorat SMP melakukan proses identifikasi terhadap sejumlah satuan pendidikan.
Menurut Ahmad, praktik pengelolaan BOSP di sekolah tersebut dinilai memiliki aspek yang dapat menjadi bahan edukasi bagi satuan pendidikan lainnya.
“Ini adalah untuk mengambil dan mengedukasi terkait praktik baik yang telah dilakukan dan diimplementasikan salah satu SMP, salah satunya SMP Negeri 5 Taliabu Barat,” katanya.
Ia menambahkan, pemilihan sekolah tersebut merupakan bagian dari sasaran pemantauan yang ditentukan oleh pimpinan Direktorat SMP di Jakarta.
“Alhamdulillah, salah satunya adalah SMP ini yang kemudian dipilih untuk ditindaklanjuti atau menjadi pilihan yang harus diedukasi terkait praktik baik pengelolaan dan penggunaan dana BOSP,” ujarnya.
Dalam verifikasi lapangan, tim Direktorat SMP tidak hanya melihat penggunaan anggaran, tetapi juga menelusuri dokumen pendukung, administrasi, dan pelaporan penggunaan dana BOSP.
Ahmad menegaskan, seluruh pihak di satuan pendidikan maupun dinas pendidikan perlu bersama-sama mengawal penggunaan dana BOSP agar tetap sesuai dengan ketentuan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pulau Taliabu, Damruddin mengapresiasi kepala sekolah beserta jajaran guru SMP Negeri 5 Taliabu Barat atas tata kelola dana BOSP yang dinilai baik. Praktik pengelolaan tersebut mengantarkan SMP Negeri 5 Taliabu Barat dipilih oleh Direktorat Jenderal PAUD Dikdas dan PNF sebagai salah satu sekolah yang menjadi contoh praktik baik pengelolaan dana BOSP, sekaligus mewakili Kabupaten Pulau Taliabu dan Maluku Utara untuk diverifikasi dan divalidasi.
Untuk itu, Damruddin Rahman, mengatakan pihaknya akan mendorong SMP Negeri 5 Taliabu Barat menjadi salah satu sekolah rujukan atau role model dalam edukasi pengelolaan dana BOSP bagi satuan pendidikan lainnya di Kabupaten Pulau Taliabu.
Langkah tersebut diharapkan dapat mendorong peningkatan pemahaman sekolah dalam merencanakan, menggunakan, mendokumentasikan, dan melaporkan dana BOSP sesuai juknis.
Terpisah, Kepala SMP Negeri 5 Taliabu Barat, Hurlisa Jambutu, mengaku tak menyangka sekolah yang dipimpinnya terpilih sebagai salah satu contoh praktik baik pengelolaan BOSP yang mewakili Kabupaten Pulau Taliabu dan Maluku Utara.
Hurlisa mengatakan, pengelolaan dana BOSP di sekolahnya dilakukan dengan berpedoman pada petunjuk teknis (juknis), mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan.
“Kami melakukan perencanaan sesuai juknis. Kami tetap berpedoman pada ketentuan yang ada dan memprioritaskan kebutuhan yang positif serta paling urgen bagi satuan pendidikan,” ujarnya. (red)












