Basarnas Ternate Laksanakan Latihan SAR di Batang Dua

JAZIRAHNUSANTARA – Upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam mendukung pelaksanaan Operasi SAR di wilayah Maluku Utara, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ternate melaksanakan Pelatihan Pemasyarakatan Search and Rescue (SAR)  di Kecamatan Pulau Batang Dua, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara.

Pelatihan yang diikuti 100 peserta dari masyarakat ini, bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada masyarakat. Sehingga masyarakat dapat memberikan pertolongan pertama pada diri serta lingkungan masing-masing apabila sewaktu-waktu bencana maupun musibah itu terjadi..

Pada pelatihan ini, seluruh peserta akan dibekali materi dasar SAR, antara lain teknik pencarian, pertolongan pertama, prosedur evakuasi korban, manajemen operasi SAR, serta simulasi penanganan kondisi darurat di lapangan.

Kepala Kantor SAR Ternate yang diwakili Kasi Sumber Daya, Bram Madya Temara menyampaikan, keberadaan potensi SAR di daerah Batang Dua sangat berperan penting dalam mendukung percepatan respons pada fase tanggap darurat. Mengingat Kecamatan. Pulau Batang Dua merupakan salah satu daerah yang sering terjadinya bencana gempa bumi. “ Penguatan kapasitas potensi SAR merupakan kunci dalam mempercepat waktu respon (response time) pada setiap kejadian kedaruratan. Sinergi antara Basarnas dan unsur masyarakat akan menentukan keberhasilan operasi pencarian dan pertolongan,” ucapnya, Selasa (9/6/26).

Bram menyatakan, keselamatan adalah prioritas utama, pihaknya mengingatkan masyarakat untuk selalu memperhatikan faktor risiko, menggunakan perlengkapan keselamatan, dan segera melaporkan kepada Basarnas jika terjadi kondisi membahayakan jiwa manusia.

Sementara Plt. Kepala BPBD Kota Ternate Ferry Hamdany Wolley dalam sambutannya mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan membekali masyarakat dengan pengetahuan pertolongan pertama bagi diri sendiri maupun lingkungan saat terjadi bencana atau musibah secara tiba-tiba.

Menurutnya, pelatihan tersebut sangat krusial mengingat wilayah Kecamatan Pulau Batang Dua merupakan daerah yang memiliki intensitas kejadian gempa bumi yang cukup sering. Peserta dibekali dengan berbagai materi dasar, di antaranya : Teknik pencarian dan prosedur evakuasi korban, Manajemen operasi SAR. Dan  Simulasi penanganan kondisi darurat langsung di lapangan.

Pelatihan ini merupakan hasil kolaborasi erat antara Kantor SAR Ternate dengan Pemerintah Kota Ternate, BPBD, Baznas, BMKG, serta Pemerintah Kelurahan setempat demi menciptakan lingkungan yang lebih tangguh menghadapi kedaruratan.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup