Capaian TLRHP Pemkot Ternate 71,38 persen

Rapat Entry Meeting antara Pemkot Ternate dan BPK Perwakilan Maluku Utara

 

JAZIRAHNUSANTARA – Rapat entry meeting antara Pemerintah kota (Pemkot)  Ternate dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Maluku Utara pada Selasa (7/4/2026), dilaksanakan  di ruang Sekda Kota Ternate. Rapat ini menandai dimulainya pemeriksaan terhadap LKPD Pemerintah kota Ternate tahun 2025

Sekretaris daerah (Sekda) Kota Ternate Rizal Marsaoly mengatakan, untuk persiapan pemeriksaan terperinci dari BPK Perwakilan Malut terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) APBD tahun 2025, maka dilakukan rapat entry meeting yang dipimpin Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman dan Plt. Kepala BPK Perwakilan Malut Buwono serta Ketua Tim Pemeriksa.

Pemeriksaan ini sesuai ketentuan bahwa setelah pemeriksaan pendahuluan dilakukan, maka BPK kembali melakukan pemeriksaan terperinci terhadap sejumlah kegiatan dalam APBD tahun 2025. “dalam rapat tersebut Wali Kota meminta keseriusan dari seluruh OPD di Pemkot Ternate dalam merespon sejumlah dokumen yang diminta tim pemeriksa, bahkan pimpinan OPD diminta untuk tidak meninggalkan tempat selama pemeriksaan berlangsung.” Katanya

Meskipun saat ini diterapkan WFH, katanya namun itu tidak menjadi alasan OPD untuk tidak merespon data yang diminta tim pemeriksa. Pemeriksaan BPK dilaksanakan selama 35 hari dimulai pada 6 April hingga 10 Mei 2026, sehingga proaktif dan dukungan data dari OPD itu sangat penting untuk dilakukan.

Plt. Kepala BPK Malut Buwono dalam rapat itu melaporkan, progres Tindak Lanjut Rekomendasi Hasil Pemeriksaan (TLRHP) pada semester II tahun 2025 untuk Kota Ternate telah mencapai 71,38 persen, hal ini membuktikan keseriusan Pemkot Ternate dalam menjaga akuntabilitas dan transparansi berkaitan dengan pertanggungjawaban di Pemkot Ternate makin baik. “Jadi jika dilihat dari presentasi Kota Ternate masih jauh lebih baik, sesuai data dari BPK, sehingga dengan pemeriksaan ini kita berharap jauh lebih baik,” ungkapnya.

Dia menyebut, capaian yang diraih Pemkot Ternate ini setelah setiap rekomendasi yang disampaikan BPK direspon oleh OPD atas arahan dari Wali Kota, sehingga capain selama semester 2 didapat dengan progress yang sangat  baik. “Jadi ini respon pemerintah terhadap hasil audit yang disampaikan, dan Pemkot sudah mampu menyelesaikan di posisi 71,38 persen,” tutupnya.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup