Jelang Lebaran, Inflasi Taliabu Hanya 0,09 Persen

Beras di salah satu Toko sembako Kota Bobong, Dusun Fangahu. (Foto:IST)

 

JAZIRAHNUSANTARA – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, harga kebutuhan pokok di Kabupaten Pulau Taliabu terpantau masih terkendali. Data pemantauan pemerintah daerah hingga 13 Maret 2026 kemarin mencatat laju inflasi hanya 0,09 persen, menandakan stabilitas harga pangan di pasar masih relatif stabil.

Data tersebut diperoleh dari pemantauan rutin Dinas Perindagkop Kabupaten Pulau Taliabu di berbagai komoditas pangan yang menjadi indikator utama pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan bahan kebutuhan masyarakat.

Secara umum, mayoritas komoditas pangan masih berada pada harga yang stabil. Beras medium dan premium tercatat berada pada kisaran Rp15.500 per kilogram, gula pasir Rp20.000 per kilogram, minyak goreng curah Rp15.000 per liter, serta daging sapi lokal Rp130.000 per kilogram.

Selain itu, sejumlah komoditas lain seperti bawang merah, bawang putih, ikan laut, tempe, tahu, dan mie instan juga terpantau tidak mengalami perubahan harga yang signifikan di pasaran.

Meski demikian, beberapa komoditas tercatat mengalami fluktuasi harga. Komoditas cabai merah besar dan cabai merah keriting mengalami perubahan harga, sementara cabai rawit merah dan cabai rawit hijau menunjukkan pergerakan harga yang cukup signifikan dibandingkan pekan sebelumnya. Selain itu, telur ayam negeri, tomat, serta beberapa produk minyak goreng dan susu juga mengalami penyesuaian harga di pasar.

Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Koperasi UKM Kabupaten Pulau Taliabu, La Ode Jhony A. Yasir, mengatakan pemerintah daerah akan terus melakukan pemantauan harga secara berkala guna menjaga stabilitas harga serta daya beli masyarakat.

“Pemerintah daerah terus melakukan monitoring harga bahan pokok di pasar. Langkah ini penting untuk memastikan ketersediaan barang dan menjaga agar harga tetap stabil, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah maupun saat meningkatnya kebutuhan masyarakat,” ujarnya, Ahad (15/3/2026).

Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu juga mengimbau para pelaku usaha dan pedagang untuk tetap menjaga stabilitas harga serta memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik.

Melalui pemantauan harga yang dilakukan secara rutin, pemerintah daerah berharap kondisi ekonomi masyarakat tetap terjaga serta laju inflasi di Pulau Taliabu dapat dikendalikan dengan baik. (red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup