Hadapi Ancaman Kekeringan, Pemdes Holbota Gandeng BWS Maluku Utara Bangun Sumur Bor
JAZIRAHNUSANTARA – Menghadapi kekeringan akibat kemarau panjang yang mulai berdampak pada ketersediaan air bersih, Pemerintah Desa (Pemdes) Holbota, Kecamatan Taliabu Barat, Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, menggandeng Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku Utara untuk membangun sumur bor.
Langkah tersebut ditempuh sebagai upaya mengatasi kesulitan warga mendapatkan air bersih selama musim kemarau. Pembangunan sumur bor diharapkan menjadi solusi untuk memperkuat ketersediaan sumber air bagi masyarakat Desa Holbota.
Penjabat (Pj) Kepala Desa Holbota, Harjo Djanu, mengatakan, keputusan menggandeng BWS Maluku Utara didasarkan pada kondisi warga yang mulai mengalami kesulitan memperoleh air bersih di tengah cuaca panas berkepanjangan.
Menurut Harjo, ketersediaan air bersih menjadi kebutuhan mendasar masyarakat yang harus mendapat perhatian, terutama ketika musim kemarau menyebabkan sumber air semakin sulit diakses.
“Pembangunan sumur bor ini merupakan salah satu upaya kami untuk membantu masyarakat yang mulai kesulitan mendapatkan air bersih akibat kemarau panjang,” ujar Harjo, Sabtu (10/10/2026).
Ia menjelaskan, kerja sama dengan BWS Maluku Utara dalam pembangunan sumur bor tersebut menjadi pengalaman pertama bagi Desa Holbota dan salah satu pemdes pertama di Taliabu yang berinisiatif bekerjasama dengan BWS untuk menghadirkan sumur bor. Karena itu, dukungan dari pihak balai dinilai penting untuk membantu menjawab kebutuhan air bersih masyarakat.
Saat ini, pekerjaan pembangunan sumur bor tengah berlangsung dan dikerjakan oleh pihak BWS Maluku Utara.
Harjo berharap, pembangunan fasilitas tersebut dapat berjalan lancar sehingga nantinya bisa dimanfaatkan untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga, khususnya selama musim kemarau.
Upaya ini sekaligus menjadi langkah pemerintah desa dalam merespons persoalan ketersediaan air bersih yang dihadapi masyarakat. Di tengah kondisi cuaca yang semakin kering, keberadaan sumber air yang memadai menjadi kebutuhan penting untuk menunjang kehidupan sehari-hari warga.
Pemdes Holbota berharap kolaborasi dengan BWS Maluku Utara dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta menjadi salah satu solusi untuk mengurangi kesulitan memperoleh air bersih ketika kemarau panjang melanda. (red)












