Percepatan Pembangunan KNMP di Taliabu, Lima Desa Segera Diserahkan ke Penyedia
JAZIRAHNUSANTARA – Proses penyerahan lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) kepada penyedia di Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, terus dipercepat. Setelah Desa Limbo dan Desa Jorjoga diserahkan, lima desa lainnya dijadwalkan menyusul untuk mendukung percepatan pelaksanaan pembangunan program tersebut.
Koordinator Penyuluh Perikanan Kabupaten Pulau Taliabu, Herman A. Musa, S.Pi., mengatakan penyerahan lokasi pembangunan KNMP dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) kepada penyedia telah dilakukan untuk Desa Limbo dan Desa Jorjoga.
“Masih ada lima desa lagi yang akan diserahkan. Besok untuk Desa Talo dan Desa Kasango, selanjutnya Desa Galebo dan Desa Nunu. Sementara untuk KNMP Desa Wayo, kami masih menunggu penyedianya datang,” kata Herman kepada jazirahnusantara.com, Kamis (01/10/2026).
Ia menjelaskan, program KNMP di Kabupaten Pulau Taliabu mencakup tujuh desa. Empat desa diusulkan pada 2025, yakni Desa Jorjoga, Talo, Kasango, dan Limbo. Sementara tiga desa lainnya, yaitu Desa Nunu, Galebo, dan Wayo, diusulkan pada 2026.
Menurut Herman, enam desa di antaranya diusulkan oleh penyuluh perikanan melalui koordinasi dengan Dinas Perikanan dan pemerintah desa, terutama untuk memastikan kesiapan lahan sebagai salah satu persyaratan pembangunan.
“Alhamdulillah, enam desa yang kami usulkan telah lolos dan siap dibangun pada tahun ini. Sementara satu desa lainnya, yakni Desa Wayo, diusulkan oleh Dinas Perikanan pada 2026,” ujarnya.
Herman menegaskan, penyuluh perikanan tidak hanya berperan dalam proses pengusulan lokasi, tetapi juga akan mengawal pelaksanaan program KNMP sejak tahap pembangunan hingga selesai, termasuk pendampingan terhadap masyarakat nelayan.
Pendampingan tersebut meliputi pembinaan kelompok perikanan, pelatihan, penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK), fasilitasi akses pasar, hingga pendampingan pengurusan perizinan usaha perikanan.
Langkah itu dilakukan untuk memastikan masyarakat nelayan memperoleh pendampingan berkelanjutan serta dapat memanfaatkan fasilitas yang dibangun melalui program KNMP secara optimal.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, penyedia, penyuluh perikanan, dan masyarakat nelayan agar pelaksanaan program berjalan sesuai tujuan.
“Kita semua perlu bersinergi untuk mendukung program nasional Presiden melalui KNMP, sehingga nelayan di Pulau Taliabu bisa naik kelas dan tingkat kesejahteraan mereka semakin membaik,” tutup Herman. (red)












