PSSI Taliabu Gelar Liga Pelajar, Bidik Bibit Sepak Bola untuk Suratin Cup 2027

JAZIRAHNUSANTARA – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Pulau Taliabu menggelar Liga Pelajar sebagai ajang pembinaan dan penjaringan bibit pesepak bola usia dini di Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara.

Kegiatan yang digelar dilapangan Dinas Pendidikan Kabupaten Pulau Taliabu pada Selasa (29/9/2026) tersebut diikuti 20 tim dengan kelompok usia 12-15 tahun. Kompetisi ini menjadi salah satu langkah awal PSSI Taliabu membangun pembinaan sepak bola secara berjenjang.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pulau Taliabu, Damruddin Rahman, mengapresiasi pelaksanaan Liga Pelajar yang dinilai tidak hanya berorientasi pada hasil pertandingan, tetapi juga pembentukan karakter dan kedisiplinan pemain.

“Pertandingan ini tidak sebatas anak-anak hadir di lapangan. Banyak hal yang akan didapatkan, termasuk disiplin dan sportivitas,” kata Damruddin yang juga Anggota KONI Taliabu.

Menurut dia, kedisiplinan menjadi bagian penting dalam pembinaan atlet usia dini. Hal itu dapat dimulai dari hal sederhana, seperti penggunaan perlengkapan olahraga secara lengkap hingga kepatuhan terhadap aturan pertandingan.

Damruddin mengatakan, kompetisi tersebut juga menjadi ruang untuk melihat potensi pemain yang nantinya dapat dibina dan disiapkan mengikuti pertandingan pada level yang lebih tinggi.

“Bukan hanya mencari siapa yang menang, tetapi siapa yang paling disiplin dan mampu menunjukkan sportivitas,” ujarnya.

Ia berharap Liga Pelajar dapat digelar secara rutin dengan kelompok usia yang semakin berjenjang. Dengan demikian, proses pencarian dan pembinaan bibit sepak bola di Taliabu dapat dilakukan sejak usia lebih muda.

“Tidak menutup kemungkinan dari kegiatan ini ada pemain yang terseleksi dan dibawa oleh PSSI ke tingkat provinsi maupun nasional,” kata Damruddin.

Sementara itu, Ketua PSSI Kabupaten Pulau Taliabu yang juga anggota DPRD Provinsi Maluku Utara, Mislan Syarif, menegaskan bahwa kompetisi usia dini harus memiliki tujuan pembinaan yang jelas.

Menurut Mislan Syarif, Liga Pelajar bukan sekadar kegiatan untuk memenuhi agenda pertandingan, tetapi menjadi bagian dari upaya membangun sistem pembinaan sepak bola di Taliabu.

“Pertandingan ini bukan hanya sekadar euforia atau memenuhi target program. Ada muaranya, yaitu pembinaan usia dini,” Ujarnya.

Ia mengatakan PSSI saat ini mendorong kompetisi usia dini dengan standar pembinaan yang lebih baik. Salah satunya melalui peningkatan kapasitas pelatih dan penerapan standar dalam pelaksanaan pertandingan.

Mislan juga menyebut Pulau Taliabu ditargetkan mengikuti Suratin Cup pada 2027. Karena itu, para pemain yang tampil dalam Liga Pelajar diharapkan dapat menjadi bagian dari proses seleksi menuju kompetisi tersebut.

“Pada 2027, Pulau Taliabu harus mengikuti Suratin Cup. Bibitnya diharapkan berasal dari pembinaan seperti ini,” katanya.

Selain kemampuan teknis, Mislan Syarif menekankan pentingnya etika dan sikap pemain di lapangan. Ia meminta para pemain menghindari tindakan kasar, emosi berlebihan, serta tindakan yang dapat merugikan tim.

“Kalau lawan lebih bagus, akui dan berlatih lagi untuk memperbaiki kelemahan. Jangan melawan wasit atau berkelahi,” tegasnya.

Ia juga meminta para pelatih membiasakan pemain mengikuti standar perlengkapan pertandingan, termasuk penggunaan sepatu, pelindung kaki, dan seragam yang sesuai.

Menurutnya, pembinaan atlet tidak hanya bertujuan mencetak pemain yang memiliki kemampuan teknis, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, dan sportivitas.

“Pemain hebat tetapi tidak memiliki etika tidak bisa dipakai. Tingkah laku dan etika juga harus dilatih,” ujar Mislan

Mislan Syarif mengapresiasi dukungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pulau Taliabu, panitia, orang tua, serta seluruh pihak yang membantu terselenggaranya Liga Pelajar tersebut.

Ia berharap kompetisi tersebut menjadi awal dari pembinaan sepak bola yang lebih terarah dan berkelanjutan di Kabupaten Pulau Taliabu.

“Junjung tinggi sportivitas menuju sepak bola Taliabu yang lebih baik,” pungkasnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup