Sesmen Kemendukbangga Tekankan Integritas dan Kinerja Saat Lantik Tujuh PNS di BKKBN Malut

Sekretaris Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/Sekretaris Utama BKKBN, Prof. Budi Setiyono, saat menyerahkan SK ke salah satu Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilingkungan BKKBN Malut, Senin (15/06/2026). Foto istimewa

 

JAZIRAHNUSANTARA – Sekretaris Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/Sekretaris Utama BKKBN, Prof. Budi Setiyono, melantik tujuh Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Maluku Utara, Senin (15/6/2026).

Dihadapan para ASN, Prof. Budi menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar seremoni, melainkan amanah dan bentuk kepercayaan negara kepada aparatur sipil negara untuk menjalankan tugas secara profesional, akuntabel, dan berintegritas.

“Pelantikan ini merupakan amanah yang harus dijawab dengan kinerja terbaik, profesionalisme, serta tanggung jawab dalam menjalankan tugas dan fungsi sebagai ASN,” ujarnya.

Ia meminta para pegawai yang baru dilantik dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kemendukbangga/BKKBN, khususnya dalam mendukung berbagai program pembangunan keluarga dan kependudukan di Maluku Utara.

Menurut Prof. Budi, Kemendukbangga/BKKBN saat ini menghadapi berbagai tantangan strategis yang membutuhkan kerja keras, inovasi, kolaborasi, serta konvergensi dengan berbagai pihak. Karena itu, seluruh ASN dituntut memperkuat soliditas internal sekaligus membangun sinergi dengan kementerian, lembaga, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya memanfaatkan bonus demografi yang tengah dihadapi Indonesia. Menurutnya, kegagalan mengoptimalkan bonus demografi akan menjadi hambatan bagi Indonesia untuk bersaing dengan negara-negara maju.

“Tugas kita adalah memastikan tidak ada lagi stunting di lingkungan kita, khususnya di Maluku Utara. Selain itu, kita harus terus meningkatkan kesehatan ibu dan anak serta memperkuat kualitas keluarga dari aspek ekonomi, sosial, dan keagamaan agar generasi masa depan tetap memiliki nilai moral, budaya, dan jati diri bangsa,” katanya.

Prof. Budi menambahkan, setiap ASN Kemendukbangga/BKKBN harus mampu menghadirkan program dan layanan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Karena itu, setiap kebijakan, program, dan anggaran yang dikelola harus dapat dipertanggungjawabkan serta memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi pembangunan keluarga di Indonesia.

Ia juga mengajak seluruh pegawai yang baru dilantik maupun ASN di lingkungan Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku Utara untuk terus mengawal pencapaian program prioritas pemerintah dan program Quick Wins Kemendukbangga/BKKBN melalui budaya kerja yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada hasil.

“Jangan bekerja asal-asalan. Tunjukkan kinerja yang nyata dan berikan kontribusi terbaik bagi organisasi serta masyarakat,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Prof. Budi kembali mengingatkan bahwa integritas merupakan fondasi utama organisasi. Oleh karena itu, Kemendukbangga/BKKBN menerapkan kebijakan zero tolerance terhadap segala bentuk penyimpangan, fraud, maupun penyalahgunaan wewenang.

Untuk itu, Ia berharap kepada tujuh PNS yang baru saja dilantik agar menjalankan amanah yang diberikan dengan penuh tanggung jawab demi mewujudkan keluarga berkualitas menuju Indonesia Emas 2045. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup