Disperindagkop Taliabu Kawal Langsung RAT Perdana KDMP di Desa Wayo

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Kabupaten Pulau, La Ode Joni Yasir saat menghadiri kegiatan RAT KDMP Desa Wayo. (Foto:humas)

JAZIRAHNUSANTARA – Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu memperkuat tata kelola ekonomi desa melalui pengawalan langsung Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Wayo, Sabtu (18/4/2026). Kegiatan ini sekaligus menandai komitmen pemerintah dalam mendorong transparansi dan akuntabilitas koperasi desa.

Bupati Pulau Taliabu, Sashabila Mus, mengapresiasi KDMP Desa Wayo yang berhasil melaksanakan RAT. Ia menilai capaian tersebut menjadi sinyal positif bagi geliat ekonomi kerakyatan di daerah.

“Saya berharap KDMP Desa Wayo dapat menjadi pilot project bagi desa-desa lain,” ujarnya.

Menurutnya, pelaksanaan RAT merupakan indikator penting dari manajemen koperasi yang sehat dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Ia pun mendorong agar keberhasilan ini tidak berhenti di satu desa, tetapi menjadi pemicu bagi seluruh KDMP di Kabupaten Pulau Taliabu untuk segera melaksanakan RAT.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Disperindagkop) Pulau Taliabu, La Ode Jhony Azwar Yasir, menegaskan bahwa RAT merupakan kewajiban mutlak setiap koperasi sebagai bentuk pertanggungjawaban pengurus dan pengawas kepada anggota.

Ia menjelaskan, melalui forum RAT, seluruh kinerja koperasi selama satu tahun dibahas secara transparan untuk memastikan koperasi benar-benar aktif dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

La Ode Jhony juga mengungkapkan kebanggaannya karena KDMP Desa Wayo menjadi pionir pelaksanaan RAT perdana di antara seluruh KDMP di Kabupaten Pulau Taliabu.

Untuk menjaga konsistensi tersebut, pihak dinas bersama tenaga pendamping koperasi atau Business Assistant (BA) akan terus melakukan pendampingan di lapangan. Pendampingan ini bertujuan agar koperasi di desa lain mampu memenuhi kewajiban organisasi sekaligus meningkatkan kapasitas dalam mengelola potensi ekonomi lokal.

“Sinergi ini dilakukan untuk memberikan asistensi berkelanjutan agar koperasi desa semakin berdaya,” tandasnya.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup