Bupati Taliabu Hadiri RUPS Tahunan Bank Maluku–Malut Di Jakarta, Ini Agenda yang Dibahas

Bupati Taliabu Sashabila Widya L Mus hadiri RUPS Bank BPD Maluku-Malut di Jakarta, Senin (24/02/2026). (Foto:Humas)

 

JAZIRAHNUSANTARA – Bupati Pulau Taliabu, Sashabila Widya L. Mus, menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan PT Bank Pembangunan Daerah Maluku dan Maluku Utara (Bank Maluku–Malut) Tahun 2026 di GIIA Maluku Hotel, Jakarta Pusat, Senin (23/02/2026).

Kehadiran Bupati Taliabu menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memastikan tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan selaras dengan prinsip penguatan kinerja BUMD.

RUPS Tahunan tersebut membahas sejumlah agenda strategis yang tercantum dalam dokumen resmi perseroan. Dalam Agenda II (Agenda RUPS Tahunan), beberapa poin krusial yang dibahas meliputi:

1. Pertanggungjawaban Kinerja Keuangan Tahun Buku 2025 dan Laporan Pengawasan Dewan Komisaris PT. Bank Pembangunan Daerah Maluku dan Maluku Utara Perseroda Tahun Buku 2025

2. Penetapan Pembagian Laba Bersih Tahun Buku 2025

3. Penetapan Pembagian Dividen kepada Pemegang Saham Tahun Buku 2025

4. Penetapan Pembagian Tantiem kepada Pengurus dan Bonus kepada Karyawan Tahun Buku 2025

5. Penyerahan Kewenangan Kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik (KAP), dalam rangka melaksanakan audit atas Laporan Keuangan Tengah Tahunan (LKTT) dan Laporan Keuangan Tahunan (LKT) Tahun Buku 2026

6. Penyerahan Kewenangan kepada Dewan Komisaris untuk Mengesahkan Setoran Modal Pemegang Saham Tahun 2026.

Partisipasi aktif Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu melalui kehadiran Bupati Sashabila Widya L. Mus menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi daerah bersama Bank Maluku–Malut sebagai lembaga keuangan strategis yang menopang pembangunan regional.

Pemerintah daerah berharap keputusan-keputusan yang dihasilkan dalam RUPS Tahun Buku 2025 dapat mendorong peningkatan kinerja perbankan daerah, penguatan modal, serta kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Maluku dan Maluku Utara, termasuk Kabupaten Pulau Taliabu. (Red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup