FHUI Rancang Agenda Akademik Bersama Bupati Taliabu dan Kajian RSUD Bobong
JAZIRAHNUSANTARA — Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) melalui Lembaga Kajian Hukum dan Kebijakan Publik (LKHKP) menggelar rapat persiapan menjelang kedatangan Bupati Pulau Taliabu sebagai Dosen Tamu sekaligus agenda presentasi hasil kajian terkait RSUD Bobong.
Kepala Bidang Penelitian LKHKP FHUI, Kadek Rama, menjelaskan bahwa rapat ini menjadi langkah awal untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung optimal, terkoordinasi, dan memenuhi standar akademik FHUI.
“Rapat ini penting untuk menyelaraskan seluruh persiapan teknis maupun substansi materi agar kegiatan dapat berjalan profesional dan memberikan manfaat akademik yang maksimal,” ujar Kadek Rama, Rabu (11/02/2026).
Rapat tersebut digelar sebagai forum koordinasi internal antara tim akademik FHUI, peneliti LKHKP, dan pihak terkait lainnya. Fokus pembahasan mencakup penyusunan agenda kuliah umum oleh Bupati sebagai Dosen Tamu serta pemaparan hasil kajian mengenai tata kelola dan pengembangan RSUD Bobong.
Bupati Pulau Taliabu, Sashabila Widya L. Mus, dijadwalkan hadir sebagai narasumber utama. Dalam kegiatan itu, Bupati juga akan memberikan pandangan terhadap hasil kajian yang telah disusun FHUI. Ia akan didampingi oleh Penjabat Sekretaris Daerah Pulau Taliabu, Hayatuddin Fataruba.
Rapat persiapan ini berlangsung pada Rabu, 11 Februari 2026, pukul 10.00 WIB, bertempat di Ruang Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Kampus UI Depok.
Selain membahas struktur acara, rapat juga meninjau kesiapan materi presentasi, mekanisme diskusi dan tanya jawab, alur protokoler, hingga strategi publikasi kegiatan. Semua masukan dari peserta rapat akan menjadi dasar finalisasi konsep sebelum pelaksanaan resmi.
FHUI menegaskan bahwa kegiatan Dosen Tamu ini merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi antara akademisi dan pemerintah daerah dalam mendorong kebijakan publik berbasis riset. Momentum ini diharapkan dapat memperkokoh kolaborasi strategis untuk peningkatan kualitas pelayanan publik, khususnya pada sektor kesehatan melalui penguatan peran RSUD Bobong. (Red)
















