BPBD Pulau Taliabu Imbau Warga Waspada Cuaca Ekstrem Hingga 22 Januari 2026

Cuaca ekstrem di perairan laut Taliabu Utara, beberapa waktu lalu. (Foto:FF)

JAZIRAH – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pulau Taliabu mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi hingga 22 Januari 2026.

Kepala BPBD Kabupaten Pulau Taliabu, Burhanudin Kaunar, mengatakan bahwa kondisi cuaca saat ini berpotensi menimbulkan berbagai risiko bencana, seperti hujan lebat yang disertai angin kencang, petir, hingga gelombang laut tinggi.

“Kami mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat yang disertai angin kencang dan petir, serta gelombang tinggi yang dapat membahayakan keselamatan,” ujar Burhanudin, Rabu (21/01/2026).

Ia menegaskan, masyarakat yang berada di wilayah rawan bencana seperti daerah perbukitan dan bantaran sungai agar lebih berhati-hati, mengingat potensi banjir dan tanah longsor dapat terjadi sewaktu-waktu.

BPBD juga mengeluarkan sejumlah langkah antisipasi yang perlu dipatuhi masyarakat, di antaranya:

  • Menghindari daerah rawan banjir dan longsor.
  • Menunda aktivitas melaut saat kondisi cuaca memburuk.
  • Tidak berteduh di bawah pohon ketika hujan lebat disertai angin dan petir, dan;
  • Memantau informasi resmi cuaca dari BMKG dan BPBD.

Sebagai bentuk kesiapsiagaan, BPBD Pulau Taliabu juga membuka layanan pengaduan dan informasi darurat melalui Call Center 0822 9040 8064, serta kanal resmi media sosial dan website lembaga.

“Keselamatan masyarakat adalah prioritas. Kami berharap warga tidak mengabaikan peringatan cuaca ini dan selalu mengikuti informasi resmi,” tutup Burhanudin. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup